Breaking News:

Berita Malang Raya

Gaet Kembali Wisatawan Mancanegara, Ini yang Dilakukan Disporapar Kota Malang

Memasuki pertengahan tahun 2021 ini, sudah ada beberapa negara yang telah mengizinkan warganya untuk berwisata.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/hayu yudha prabowo
Tiga wisatawan mancanegara saat berada di Balai Kota Malang, sebelum pandemi covid-19 

SURYA.CO.ID, MALANG - Selama masa pandemi Covid 19, kunjungan wisatawan menurun dratis.

Bahkan, wisatawan mancanegara anjlok hingga angka 100 persen, lantaran adanya kebijakan lockdown di sejumlah negara.

Namun, memasuki pertengahan tahun 2021 ini, sudah ada beberapa negara yang telah mengizinkan warganya untuk berwisata.

Melihat peluang tersebut, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang memperkuat strategi untuk menarik wisatawan mancanegara.

Hal itu juga sebagai salah satu upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, strategi yang dikuatkan untuk dapat menggaet wisatawan mancanegara, yakni berkaitan dengan jasa usaha pariwisata yang harus memenuhi CHSE (Clean, Health, Safety, and Environment) sesuai arahan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Baca juga: Kunjungi Kota Surabaya, Angkie Yudistia Sosialisasikan Tentang Indonesia Inklusif

"Kalau strateginya, kami memang kuatkan dulu CHSE di sektor pariwisata. Tidak hanya pelaku industrinya, tetapi juga bagaimana SDM kita," ujarnya, Selasa (15/6/2021).

Ia menjelaskan, penguatan CHSE di sektor jasa usaha pariwisata ini sebagai bentuk pembuktian.

Untuk memberikan rasa percaya bagi wisatawan mancanegara yang ingin berkunjung ke Kota Malang.

"Ini berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid 19. Mulai dari ketersediaan alat thermo gun, penyediaan alat cuci tangan, hingga penerapan kapasitas pengunjung di tempat wisata," tambahnya.

Dirinya juga mengungkapkan, penerapan CHSE harus betul-betul dilakukan. Agar para wisatawan merasa aman dan nyaman.

"Penguatan CHSE itu harus betul-betul dilakukan, agar wisatawan ini trust-nya (kepercayaan) ke kita dapat. Kalau menyepelekan prokes dan sebagainya, mereka juga akan khawatir kalau mau datang ke Kota Malang. Jadi, penguatan dulu untuk pemulihannya," tandasnya.

BACA BERITA MALANG RAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved