Breaking News:

Berita Malang Raya

Seorang Ibu Rumah Tangga di Kota Malang Tewas Korban Tabrak Lari, Luka Parah di Kepala 

Peristiwa tabrak lari terjadi di wilayah Kota Malang. Akibat peristiwa itu, seorang ibu rumah tangga mengalami luka parah di kepala hingga meninggal.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Parmin
surya.co.id/kukuh kurniawan
Korban tabrak lari sebelum dievakuasi menuju IGD RSSA Malang. 

SURYA.co.id |  MALANG - Peristiwa tabrak lari terjadi di wilayah Kota Malang. Akibat peristiwa itu, seorang ibu rumah tangga mengalami luka parah di bagian kepala hingga meninggal dunia.

Informasinya perisitiwa nahas itu terjadi di Jalan Raya Ki Ageng Gribig, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Minggu (13/6/2021) pagi.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi mengatakan kejadian itu terjadi pada pukul 08.00 WIB.

Kejadian bermula saat korban yang bernama Sri Utami (55), warga Jalan Raya Madyopuro RT 03 RW 01 Kel. Madyopuro, Kec. Kedungkandang, Kota Malang sedang mengendarai Honda Scoopy nopol N 4263 ABI.

"Korban yang tidak memakai helm,  berjalan lurus dari arah selatan ke utara.

Saat di lokasi kejadian, tiba-tiba korban beserta sepeda motornya terjatuh ke arah kanan. Akibat terjatuh itu, korban lalu membentur roda kiri belakang mobil pikap yang sedang berjalan di sampingnya," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Karena tidak memakai helm, korban mengalami luka parah di bagian kepala.

"Setelah terjadi kecelakaan lalu lintas, mobil pikap yang belum diketahui merek dan nomor polisinya itu langsung meninggalkan lokasi kecelakaan. Tanpa memberikan pertolongan kepada korban, maupun melaporkan kepada petugas kepolisian," jelasnya.

Korban yang terluka parah di bagian kepala, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan perawatan medis.

"Namun, korban akhirnya meninggal dunia saat dalam perawatan di RSSA," tambahnya.

Pasca kejadian tersebut, Unit Laka Lantas Polresta Malang Kota langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

"Kami juga telah mencari dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian. Saat ini, kami masih terus mencari keberadaan mobil pikap tersebut," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved