Breaking News:

Berita Mojokerto

Pria Asal Pasuruan Hanya Butuh 39 Detik untuk Curi Motor; Tumbang Setelah Ditembak di Mojokerto

Sasaran utama pencurian adalah sepeda motor milik pengunjung yang berada di parkiran minimarket

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Deddy Humana
surya/mohammad romadoni
Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, Iptu Hari Siswanto menunjukkan senjata tajam yang digunakan pelaku curanmor setiap kali beraksi,Senin (14/6/2021). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota akhirnya menangkap tersangka spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di minimarket Kota Mojokerto. Tersangka curanmor bernama FR yang berasal dari Pasuruan itu ditangkap di tempat persembunyiannya, di kawasan Kecamatan Krian Sidoarjo.

Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, Iptu Hari Siswanto mengatakan modus operandi tersangka bersama dua rekannya yakni satu perempuan dan satu pria yang berperan mengawasi target. Sasaran utama pencurian adalah sepeda motor milik pengunjung yang berada di parkiran minimarket Indomaret maupun Alfamart.

"Tersangka berperan sebagai eksekutor mencuri motor di sejumlah minimarket di kawasan Kota Mojokerto," ungkap Hari dalam rilis di Polresta Mojokerto Kota, Senin (14/6/2021).

Berdasarkan keterangan, tersangka telah beberapa kali mencuri motor di sejumlah minimarket seperti di Indomaret Jalan Pahlawan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, pada Kamis 20 Mei 2021 sekitar pukul 03.00 WIB.

Tidak hanya itu, tersangka juga beraksi mencuri motor di lokasi lain seperti dua kali di minimarket Kecamatan Gedeg dan wilayah Jogging Track Kota Mojokerto.

"Tersangka merupakan spesialis pencurian motor matic. Rata-rata motor yang dicuri adalah jenis Honda Beat sedangkan sasaran utama kebanyakan motor yang diparkir di minimarket seperti Indomaret maupun Alfamart," jelasnya.

Hari menjelaskan, tersangka merupakan residivis kambuhan yang pernah terjerat kasus serupa dan menjalani penjara selama delapan tahun pada 2015.

Setelah keluar dari penjara, tersangka tidak kapok dan kembali melakukan kejahatan dengan modus serupa yaitu memakai wanita untuk mengawasi target pencurian.

Tersangka teridentifikasi saat mencuri motor dan terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) di minimarket Jalan Pahlawan Kota Majokerto. Berbekal bukti petunjuk itu Tim Satreskrim Polresta Mojokerto menelusuri keberadaan tersangka hingga akhirnya menangkapnya.

Polisi terpaksa melumpuhkan kaki kanan tersangka lantaran berupaya melarikan diri dan melawan ketika hendak ditangkap. Apalagi tersangka membahayakan karena selalu membawa senjata tajam jenis celurit.

"Kami melakukan tindakan terukur lantaran tersangka membahayakan dan saat beraksi ia selalu membawa celurit," terangnya.

Masih kata Hari, tersangka spesialis mencuri motor matic hanya butuh waktu tidak kurang dari 30 detik dan paling lama satu menit. "Tersangka menjual motor curian berharga Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta ke wilayah Surabaya," ucap Hari.

Adapun barang bukti yang disita dari tangan tersangka meliputi satu unit motor Honda Vario W 6108 WA, kunci Letter T, dua obeng, dua helm, Handphone dan satu celurit. Pihaknya kini masih memburu keberadaan dua pelaku yang terlibat pencurian ini. "Dua pelaku masih buron kini masih dalam penyelidikan," pungkasnya.

Tersangka FR mengaku kembali melakukan kejahatan lantaran kepepet untuk membayar utang. Ia sudah menjual empat motor hasil curian ke seorang penadah di Surabaya. "Saya butuh uang buat melunasi utang usaha barang bekas (rosok) yang bangkrut sebanyak Rp 20 juta," bebernya. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved