Breaking News:

Berita Gresik

Polisi Bersih-bersih Preman di Gresik, 12 Orang Diringkus, Satu Di antaranya Positif Covid-19

Diimbau kepada masyarakat, apabila menjumpai aksi premanisme agar melapor pada Kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Polres Gresik meringkus para preman dan melakukan tes usap cepat, Senin (14/6/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Sebanyak lima preman diringkus usai kedapatan melakukan aksi yang meresahkan warga di wilayah hukum Polres Gresik. Saat dilakukan tes usap cepat, satu di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

Aksi premanisme yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab ini meresahkan masyarakat. Berdasarkan informasi dari kepolisian, kelima pelaku ini sering melakukan melakukan pemalakan atau pemungutan liar (pungli).

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengatakan, 5 preman diamankan pada Minggu (13/6/2021) dini hari, di Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan Gresik dan simpang empat Bringkang, Kecamatan Menganti.

Saat dilakukan operasi, preman tersebut kedapatan sedang melakukan pemalakan terhadap pengunjung pasar dan sopir truk.

Selanjutnya para preman itu diangkut ke Mapolres Gresik untuk dilakukan interogasi oleh Sat Reskrim dan pemeriksaan kesehatan.

"Instruksi menggelar operasi praktik premanisme yang meresahkan masyarakat itu menyusul setelah Kapolri mendapatkan perintah langsung dari Presiden RI Joko Widodo. Ada lima orang kami amankan di tempat berbeda karena melakukan aksi premanisme yang meresahkan masyarakat," ucap AKBP Arief Fitrianto, Senin (14/6/2021)

Penertiban premanisme merupakan bagian tugas Polri menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Kelima pelaku langsung dilakukan rapid test antigen, satu di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19 dan langsung dibawa menuju RSUD Ibnu Sina untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain meringkus lima preman, sebelumnya, Polres Gresik juga mengamankan tujuh preman di kawasan Pelabuhan dan Terminal Bunder. Total ada 12 preman yang telah diamankan polisi.

Alumni Akpol 2001 tersebut juga mengimbau masyarakat apabila menjumpai aksi premanisme agar melapor pada Kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110. Juga mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat diminta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

"Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk menghindari penularan virus corona," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved