196 Makam Jenazah Dianggap Terpapar Covid-19 Dibongkar Padahal Derita Diabetes

Lebih dari 700 jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut dimakamkan sesuai prosedur Covid-19 karena saat meninggal hasil swab PCR belum keluar.

Editor: Iksan Fauzi
surya.co.id/tony hermawan
Ilustrasi - Tim pemulasaran jenazah Lumajang dengan pakaian APD lengkap saat memakamkan jenazah covid-19. 

SURYA.co.id | BANDUNG - Sebanyak 196 makam jenazah yang sebelumnya dimakamkan menggunakan prosedur Covid-19 dibongkar untuk dipindahkan ke makam lain. 

Jenazah sebanyak itu ternyata meninggal karena berbagai penyakit yang diderita. Kebanyakan karena diabetes

Kasus pemindahan makam jenazah yang dimakamkan secara prosedur Covid-19 itu terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut, Bandung

Semula, mereka dimakamkan secara Covid-19 lantaran diduga terpapar virus corona karena saat tes PCR, hasilnya keluar empat hari setelahnya ternyata negatif. 

Dari sekitar 1.400 jenazah yang dimakamkan sesuai prosedur Covid-19 di TPU Cikadut, hanya 767 jenazah yang dipastikan terpapar Corona.

Baca juga: Wali Kota Moskow Beri Hadiah Mobil kepada Warga yang Ikut Suntik Vaksin Covid-19

Sedangkan 700 lainnya, jelas Bambang, dimakamkan saat statusnya masih dalam kategori suspek.

Juga memiliki gejala ISPA berat, gagal napas, atau meninggal dunia, namun belum ada pemeriksaan yang memastikan mereka positif Covid-19.

Dikutip dari Tribun Jabar, atas permintaan keluarga, sebanyak 196 makam akhirnya dibongkar.

Dari total tersebut, 71 jenazah di antaranya dipindah ke luar Kota Bandung.

Sementara 125 lainnya dipindah ke pemakaman keluarga atau TPU di Kota Bandung.

"Sebanyak 71 jenazah di antaranya dipindahkan ke luar Kota Bandung."

"Sementara sisanya, sebanyak 125 jenazah dipindah ke pemakaman keluarga atau TPU milik pemerintah yang tersebar di Kota Bandung," terang Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari, Minggu (13/6/2021).

Diketahui, lebih dari 700 jenazah di TPU Cikadut dimakamkan sesuai prosedur Covid-19 karena saat meninggal, hasil swab PCR mereka belum keluar.

Karena itu, pihak rumah sakit langsung memasukkan jenazah tersebut dalam kategori indikasi terpapar Covid-19.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved