Breaking News:

Berita Trenggalek

13 ODGJ Pasung di Kabupaten Trenggalek Direhabilitasi, Ini Kata Bupati Mas Ipin

Tim yang terbagi dalam dua tim berpencar mendatangi tiap ODGJ yang masih dipasung untuk dilepaskan.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ketika ikut membebaskan ODGJ pasung untuk direhabilitas, Senin (14/6/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Sebanyak 13 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) pasung di Kabupaten Trenggalek direhabilitasi.

Tim gabungan mulai melepas mereka dari jeratan pasung, Senin (14/6/2021).

Tim yang terbagi dalam dua tim berpencar mendatangi tiap ODGJ yang masih dipasung untuk dilepaskan.

Setelah dilepas dari pasung, para ODGJ itu diangkut dalam ambulans untuk dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur di Surabaya.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang ikut dalam pelepasan pasung menjelaskan, total ada 13 ODGJ yang dilepaskan dari pasung hari itu.

Pemkab dan Pemprov Jatim, kata dia, bekerja sama untuk menangani masalah pemasungan dengan metode pengobatan dan rehabilitasi.

“Pemkab dan Pemprog Jatim punya cita-cita bahwa Jatim harus bebas pasung. Termasuk di Trenggalek. Sehingga hari ini kami ingin menuntaskan masalah pasung ini,” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Baca juga: Pak Kades di Lamongan Berduaan dengan Istri Orang Lain, Sempat Sembunyi di Plafon saat Digerebek

Hari itu, ia bersama Kepala Dinas Sosial Jatim Alwi dan para pejabat di lingkup pemkab memimpin proses evakuasi di tiga tempat, yakni dua di Kecamatan Tugu dan satu di Kecamatan Karangan.

Proses rehabilitasi ODGJ pasung kali ini, kata dia, berbeda dengan sebelum-sebelumnya.

Biasanya ODGJ yang dilepas pasung akan dirawat di RSJ dan akan segera dipulangkan apabila kondisi sejiwaannya telah membaik.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved