Breaking News:

Berita Blitar

Kisah Eks Pegawai BUMN Kota Blitar Raup Jutaan Rupiah Sebulan dari Budidaya Ikan Koi di Lahan Sempit

Mantan karyawan BUMN ini menekuni bisnis budidaya ikan koi setelah mengajukan pensiun dini tahun lalu.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Samsul Hadi
Tri Dayat (57), sedang memberi makan ikan koi di kolam filter di teras rumahnya, Minggu (13/6/2021) 

SURYA.co.id | BLITAR - Budidaya ikan koi biasanya identik membutuhkan lahan luas seperti sawah. Tetapi, bagi warga yang tidak punya sawah, budidaya ikan koi juga bisa dilakukan di lahan sempit dengan memanfaatkan pekarangan rumah.

Seperti yang dilakukan oleh sebagian warga Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, ini.

Mereka beternak ikan koi dengan memanfaatkan lahan seadanya di sekitar rumah.

Dengan media kolam filter, kolam terpal, dan bioflok, mereka mencoba budidaya ikan yang dianggap membawa keberuntungan itu.

Tri Dayat (57), salah satu warga Kelurahan Sentul yang mulai membudidaya ikan koi dengan memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah.

Dayat, panggilannya, mulai terjun beternak ikan koi di awal pandemi Covid-19 pada 2020.

Mantan karyawan BUMN ini menekuni bisnis budidaya ikan koi setelah mengajukan pensiun dini tahun lalu.

"Karena pandemi, saya mengajukan pensiun dini tahun lalu. Keluarga khawatir karena tugas saya di Surabaya. Sebenarnya, tahun ini, saya baru pensiun," kata Dayat, Minggu (13/6/2021).

Setelah pensiun dini, bapak tiga anak ini mulai menekuni bisnis budidaya ikan koi.

Sebenarnya, dia juga sudah merencanakan beternak ikan koi setelah pensiun.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved