Breaking News:

Dihadiri Wamendag dan Wagub Jatim, SPS Ekspor Tisu sambil Beberkan Kendala Kenaikan Kargo

PT Sun Paper Source (SPS) di Ngoro, Kabupaten Mojokerto, pekan lalu telah melakukan ekspor produk kertas tisu ke sejumlah negara.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
surya.co.id/sri handi lestari
Dari kiri: Danny Kristono, Senior Commercial Director PT SPS bersama Bupati Mojokerto Ifkina Fahmawati, dan Ventje Hermanto, Presiden Direktur PT SPS, Wamendag, Jerry Sambuaga, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak serta Kadisperindag Jatim Drajat Irawan, saat pelepasan ekspor 11 kontainer tisu PT SPS ke Malaysia, AS, Australia dan Jamaica. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Sun Paper Source (SPS) di Ngoro, Kabupaten Mojokerto, pekan lalu telah melakukan ekspor produk kertas tisu ke sejumlah negara seperti Malaysia, Amerika Serikat, Australia dan Jamaica.

Dengan jumlah mencapai 136,3 ton yang dikemas dalam 11 kontainer berisi parent roll dan finished good.

Pelepasan ekspor dihadiri Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga dan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Kamis (10/6/2021) lalu.

Presiden Direktur PT Sun Paper Source (SPS), Ventje Hermanto, mengatakan, selama ini pihaknya telah mengekspor produk tisu ke lebih dari 80 negara di dunia.

"Menjadi produsen tisu kedua terbesar di Asia Tenggara di sepanjang tahun 2020 lalu,  mencatat kenaikan ekspor 6 persen," kata Ventje Hermanto, Minggu (13/6/2021).

Dengan lonjakan ekspor month to month (mtm) di Maret 2021 sebanyak 37,16 persen dibanding Februari 2021.

Diakui Ventje, saat ini ada dua poin penting tantangan yang dihadapi ekspor. Yaitu  masalah kenaikan freight (kargo) dan kelangkaannya, serta regulasi impor bahan baku.

“Tentu ini akan membuat harga tisu menjadi tidak kompetitif dibanding negara lain yang masih rendah harga freight-nya. Daya saing jadi berkurang di pasar global ,” jelas Ventje.

Padahal apabila kendala dan tantangan yang dihadapi eksportir dan produsen tisu dapat diurai satu per satu oleh pemegang kebijakan, potensi Indonesia untuk menjadi motor industri tisu dunia sangatlah besar. 

Laporan Fastmarket RISI 2021, menyebutkan kenaikan ekspor tisu dari Indonesia (kumulatif semua eksportir tisu) sebanyak 122.000 ton (18 persen). Dari 676.000 ton pada 2019 ke 798.000 ton pada 2020.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved