Breaking News:

Berita Kediri

Gagal Usaha Laundry, Warga Banaran Kota Kediri Sukses Produksi Hand Sanitizer dan Hand Soap

Warga Kelurahan Banaran, Kota Kediri ini sukses berdagang perlengkapan protokol kesehatan (prokes) yang menjadi kebutuhan utama saat masa pandemi

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Didik Mashudi
Produk hand soap buatan UD Ihsan Jaya Chemical di Jalan Masjid Timur, Kelurahan Banaran, Kota Kediri, Sabtu (12/6/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Berawal dari bisnis cucian laundry yang tidak begitu ramai, Nida Sari (28) mengalihkan usahanya menjadi salah satu produsen hand soap dan hand sanitizer yang kebanjiran pesanan.

Warga Kelurahan Banaran, Kota Kediri ini sukses berdagang perlengkapan protokol kesehatan (prokes) yang menjadi kebutuhan utama saat masa pandemi Covid-19.

Memiliki sertifikat keahlian dan izin produksi menjadikan produknya mendapatkan kepercayaan masyarakat. Bersih dan lembut menjadi keunggulan hand soap buatan UD Ihsan Jaya Chemical ini.

Rumah produksi yang berlokasi di Jalan Masjid Timur, Kelurahan Banaran, Kota Kediri itu saat ini mampu memproduksi ratusan hingga ribuan botol hand soap setiap bulannya.

Malahan, UD Ihsan Jaya Chemical telah mempekerjakan 6 orang karyawan serta melayani pengadaan hand soap dan hand sanitizer untuk beberapa kelurahan, instansi pemerintah dan perkantoran di Kota Kediri.

Pengiriman ke luar kota dan luar provinsi juga dilayani oleh Nida. Belum lama ini, ia juga mengirimkan produknya ke Bali hingga 250 botol, sekaligus melakukan pelatihan pembuat hand soap.

Nida juga sering mengikuti perlombaan bidang UMKM baik tingkat provinsi hingga nasional.

Kantor Dinas Koperasi Kota Kediri juga sering memberikan pendampingan sekaligus sharing mengenai usaha produkif saat pandemi Covid-19.

Saat ini, Nida Sari tengah mempersiapkan mengikuti lomba UKM Berprestasi tahun 2021 tingkat Jawa Timur. Keikutsertaannya sekaligus untuk menguji apakah produknya layak untuk bisa lebih berkembang.

Sementara, pengembangan usaha juga diupayakan Nida dengan mengikuti program seleksi Bantuan Dana untuk Wirausaha dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang didaftarkan melalui Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri.

Harapannya, dana modal yang didapat akan dibelikan peralatan pengaduk otomatis untuk memperbesar kuantitas produksi hand soap.

“Ke depan kami ingin membangun perusahaan besar di produk kimia. Punya pabrik dan memperluas pasarnya,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri, Bambang Priyambodo Lasmono menjelaskan, tujuan adanya program pengembangan usaha ini untuk mengangkat wirausaha dari dampak pandemi Covid-19 dan menopang Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan menggelontor bantuan modal kepada wirausaha terpilih.

“Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri berlaku sebagai pendata dan verifikator saja. Setelah ini akan ada proses seleksi lagi dari pihak Kementerian,” jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved