Breaking News:

Berita Magetan

Seharusnya Masuk Kas Daerah Puluhan Juta, 1 Ton Besi Sitaan Malah Dijual Oknum Satpol PP Magetan

Dengan estimasi harga paling tinggi sekitar Rp 5.300 per KG, maka uang yang diterima bisa mencapai puluhan juta dan eharusnya masuk kas daerah.

surya/doni prasetyo
Besi pipa bekas media iklan disimpan di pelataran parkir mobil dinas Satpol PP Magetan, Jumat (11/6/2021). 

SURYA.CO.ID, MAGETAN - Barang hasil sitaan dari razia Satpol PP Kabupaten Magetan yang seharusnya menjadi barang bukti (BB), ternyata ada yang diam-diam dijual.

Praktik kotor itu diduga dilakukan salah seorang kabib (kepala bidang) di Satpol PP setempat, yaitu menjual sekitar 1 ton besi-besi BB ke pedagang barang bekas namun ternyata ketahuan.

Terungkapnya praktik jual beli BB sitaan oleh oknum Satpol PP itu berawal penjelasan Sumadi, pemilik bengkel las di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kawedanan, kepada SURYA, Jumat (11/6/2021). Sumadi mengaku mendadak diminta oknum kabid berinisial A untuk mengantar pipa-pipa besi kembali ke kantor Satpol PP.

"Waktu meminta saya mengantar kembali besi-besi rongsokan itu, (A) hanya bilang gawat, dah segera antar ke kantor Satpol PP," tutur Sumadi.

Informasinya, ini sudah yang kesekian, oknum petugas Satpol PP Magetan menjual besi bekas media iklan yang menjadi BB, tanpa seizin atasan. Biasanya pejabat ini menjual besi puluhan ton ke pedagang rongsokan di Desa Dupak, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.

Namun karena pedagang di Dupak libur pagi itu, akhirnya pagi BB satu ton yang diangkut dua mobil pikap itu dibawahke Ngrampu, Mangunrejo, Kecamatan Kawedanan. Diduga ketahuan, sorenya besi-besi itu mendadak diminta kembali.

Dikatakan Sumadi, besi-besi bekas media iklan itu dibawa ke rumahnya dengan mobil pikap Satpol PP, dan ketika minta diantar kembali ia harus mengangkutnya dengan dump truk.

"Saya sewakan dump truk dengan ongkos Rp 300.000. Padahal paginya diantar ke bengkel saya, eh sorenya malah diminta mengantar kembali," ungkap pria lugu itu.

Menurut Sumadi, besi-besi itu masih punya nilai cukup tinggi, dan kalau dijual bisa laku lebih dari Rp 3 juta. Karena banyak pipa pipa dengan diameter sekitar 25 centimeter atau 10 dim. Dan kalau ditimbang, berat besi-besi bekas itu mencapai satu ton lebih.

Dengan estimasi harga paling tinggi sekitar Rp 5.300 per KG, maka uang yang diterima bisa mencapai puluhan juta dan eharusnya masuk kas daerah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Magetan, Rudi Harsono membenarkan upaya pengambilan besi bekas media iklan yang menjadi BB itu. Rudi juga membenarkan kalau ada yang diam-diam dijual tanpa izinnya.

"Benar, (A) adalah salah satu Kabid saya. Dan kemarin sudah saya perintahkan agar (BB) itu dikembalikan. Saya dapat informasi kalau besi BB sitaan bekas Iklan dijual di pedagang rongsokan," terang Rudy, yang mengakui bahwa besi-besi itu hanya dikembalikan seadanya. ****

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved