Breaking News:

Berita Gresik

Mediasi Tuntas, Bupati Gresik Wajibkan PT Newera Segera Bayarkan Gaji dan THR Buruh

Dari pertemuan perwakilan serikat pekerja akhirnya Bupati akan meminta perusahaan untuk memenuhi hak para buruh.

surya/mochamad sugiyono
Bupati Gresik Gus Yani (Baju batik) memimpin mediasi bersama perwakilan pimpinan serikat pekerja di ruang rapat bupati untuk membahas upah buruh, Jumat (11/6/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani alias Gus Yani memenuhi janjinya untuk melakukan mediasi agar persoalan yang dialami ribuan buruh PT Newera Rubberindo Gresik tuntas.

Keputusan terakhir dari mediasi di Kantor Pemkab Gresik, Jumat (11/6/2021), Bupati mendesak perusahaan segera membayarkan hak-hak buruh, terutama tunggakan gaji lima bulan.

Instruksi bupati kepada PT Newera itu memberi kelegaan pada para buruh. Karena setelah unjuk rasa sampai 5 kali dan tanpa hasil, Gus Yani akhirnya memperjuangkan upah yang belum terbayar selama hampir 5 bulan.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum (FSPKEP - KSPI Kabupaten Gresik, Apin Sirait mengatakan, Bupati Gus Yani telah mendengar jeritan para buruh. Selain itu, tunjangan hari raya (THR) tahun 2020 dan 2021 juga harus dicicil oleh perusahaan.

Dari pertemuan perwakilan serikat pekerja akhirnya Bupati akan meminta perusahaan untuk memenuhi hak para buruh. Tidak ada banyak penjelasan dari PT Newera atas instruksi bupati itu.

Namun informasinya manajemen perusahaan meminta waktu untuk menghitung total kewajiban yang akan dibayarkan sesuai jadwal yang diberikan bupati.

"Pak Bupati akan meminta perusahaan untuk segera memberikan hak buruh. Sebab ini berhubungan dengan hak asasi manusia dalam hubungan kerja. Harus diberi upah sesuai peraturan yang berlaku," tutur Apin.

Setelah mendapat penjelasan dari Bupati Gus Yani, ribuan buruh yang menunggu di depan Kantor Pemkab Gresik pulang ke markas di Komplek ruko Terminal Bunder Gresik dengan pengawalan aparat kepolisian. "Kita akan terus menuntut hak-hak para buruh dipenuhi, sehingga keluarganya dapat hidup layak dan tetap bekerja," katanya. ***

Penulis: Sugiyono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved