Breaking News:

Berita Pasuruan

Dinkes Jemput Bola ke Pasar, Para Pedagang di Pasuruan Divaksin Sambil Tunggui Kiosnya

Vaksinasi kepada para pedagang dilakukan di pasar, karena para pedagang keberatan jika harus lama-lama meninggalkan kiosnya.

surya/galih lintartika
Sejumlah pedagang pasar di Kabupaten Pasuruan mulai menjalani vaksinasi sebagai upaya untuk menekan potensi penularan Covid-19. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Kelanjutan vaksinasi Covid-19 pada para pedagang di Kabupaten Pasuruan kembali dilakukan, Jumat (11/6/2021). Hanya, vaksinasi itu dilakukan di tengah pasar tradisional karena para pedagang keberatan kalau harus meninggalkan dagangannya dan Dinas Keehatan (Dinkes) setempat pun mengalah.

Agus Budi Iswahyudi, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) mengatakan, vaksinasi Covid-19 bagi para pedagang sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa hari terakhir. Hanya saja, jumlah pedagang yang divaksin masih sedikit yakni 337 orang.

Sedangkan jumlah sasaran vaksinasi pedagang ada ribuan orang, berdasarkan data Disperindag. "Sedikitnya jumlah pedagang yang divaksin itu disebabkan keterbatasan jumlah vaksin yang dikirim dari Dinkes Provinsi Jatim," kata Agus, Jumat (11/6/2021).

Maka Agus menyebut, pihaknya harus menyesuaikan jumlah vaksin yang datang. Secara berkelanjutan, vaksinasi ini akan terus dilakukan saat stok vaksin datang. Vaksinasi kepada para pedagang dilakukan di pasar, karena para pedagang keberatan jika harus lama-lama meninggalkan kiosnya.

"Jadi kami yang haurs jemput bola. Kami datang untuk memberikan vaksin," urainya.

Namun apabila di satu pasar tidak ada tempat untuk melakukan vaksinasi, maka para pedagang diarahkan ke pasar terdekat yang ada tempat atau lokasi vaksinnya. "Vaksinasi dijadikan satu, dan teman-teman puskesmas pasti sudah melakukan pemantauan sebelum melakukan vaksinasi," ujar Agus.

Selama proses vaksinasi, seluruh petugas maupun penerima vaksin diwajibkan tetap menjaga protokol kesehatan, terutama tidak berkerumun. “Semua petugas pakai APD. Sedangkan peserta vaksinasi wajib memakai masker,” singkatnya.

Lebih lanjut Agus mengajak para pedagang pasar agar segera mendaftar untuk divaksin. Sebab ia memastikan vaksin itu aman dan halal. "Vaksinasi pedagang ini diharapkan bisa membuat aman dan nyaman bagi pedagang saat berdagang, karena sudah divaksin. Dan vaksin ini halal,” tutupnya. ***

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved