Breaking News:

Berita Tulungagung

BPBD Tulungagung Pasang Alat Deteksi Dini Tsunami di Dua Pantai, Hanya Dinyalakan Setiap Tanggal 26

Ia memaparkan, berselang lima menit dari gempa di atas 5 skala Richter, akan muncul peringatan berpotensi tsunami atau tidak.

surya/david yohanes
Petugas BPBD Tulungagung memasang peralatan early warning system (EWS) di Pantai Gemah. Akan dinyalakan setiap tanggal 26. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Dua peralatan early warning system (EWS) sebagai penanda kesiagaan saat bencana tsunami, sudah dipasang di Pantai Gemah dan Pantai Sidem Tulungagung. Namun peralatan itu baru akan dinyalakan setiap tanggal 26.

Kepala Bidang Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Dedi Eka Purnama mengatakan EWS di Pantai Gemah bisa menjangkau hingga Pantai Klathak dan Pantai Bayem.

Sedangkan EWS di Pantai Sidem menjangkau Pantai Niyama dan Pantai Popoh. “Penyalaan setiap tanggal 26 untuk memastikan alat ini berfungsi dengan baik,” terang Dedi, Jumat (11/6/2021).

EWS generasi terbaru ini menggunakan gelombang GSM yang dikunci, sehingga tidak ada gelombang radio lain yang mempengaruhinya. Dan dua EWS ini dikendalikan oleh warga setempat lewat ponsel.

Selain itu EWS ini juga bisa dikontrol dari Kantor BPBD Tulungagung di Jalan Mastrip. “Di kondisi sesungguhnya, sirine akan dinyalakan jika ada peringatan dari BMKG,”sambung Dedi.

Ia memaparkan, berselang lima menit dari gempa di atas 5 skala Richter, akan muncul peringatan berpotensi tsunami atau tidak. Jika berpotensi tsunami, maka dua warga yang memegang kendali akan menyalakan EWS.

Operasional alat ini bisa dilakukan dari mana pun, tidak harus di dekat lokasi EWS. “Karena menggunakan gelombang GSM, EWS itu bisa dioperasikan dari manapun selama ada sinyal. Dari ponselnya, bisa memberi pengumuman langsung,” papar Dedi.

Selain dua EWS di pesisir Selatan ini, BPBD Tulungagung juga akan memasang monitor INA. Monitor ini akan menampilkan semua gempa di seluruh Indonesia, dengan kekuatan kurang dari 5 skala Richter. Selain itu, BPBD juga masih butuh sekurangnya tiga EWS lagi untuk tiga pantai lain di Selatan Tulungagung.

Alat peringatan dini ini diperlukan untuk pantai-pantai yang berpenghuni, seperti Pantai Sine dan Dlodo di kecamatan kalidawir, serta Pantai Popoh di Kecamatan Besuki. ****

Penulis: David Yohanes
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved