Breaking News:

Berita Bangkalan

Universitas Trunojoyo Madura Disiapkan Sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Bangkalan

Forkopimda Jawa Timur menyiapkan opsi layanan kuratif yang lebih dekat guna menanggulangi lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten Bangkalan.

surya.co.id/febrianto ramadani
Sejumlah pasien yang dinyatakan positif Covid 19 saat terjaring dalam penyekatan di Jembatan Suramadu tiba di Rumah Sakit Lapangan Indrapura, Senin (7/6/2021), 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN - Forkopimda Jawa Timur menyiapkan opsi layanan kuratif yang lebih dekat guna menanggulangi lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten Bangkalan.

Opsi yang disiapkan yaitu menyiapkan layanan perawatan pasien covid-19 di salah satu gedung di Universitas Trunojoyo Madura.

Penyiapan salah satu gedung di Universitas Trunojoyo Madura sebagai rumah sakit perawatan darurat dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pasien covid-19 dan menyediakan opsi perawatan kuratif yang lebih dekat bagi warga Bangkalan.

Terutama karena keberadaan lima Rumah Sakit penyangga dan satu rumah sakit darurat lapangan yang disiapkan ada di Kota Surabaya, yang dianggap terlalu jauh.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menuturkan, langkah untuk menyiapkan Universitas Trunojoyo Madura sebagai rumah sakit pelayanan pasien covid-19 menjadi keputusan bersama termasuk dengan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin.

"Semalam kita rapat bersama Kodam juga dengan Polda serta Bupati Bangkalan. Saat ini yang menjadi prioritas kita adalah 3T yaitu itu testing, tracing dan treatment," kata Khofifah, Kamis (10/6/2021).

Untuk testing dan tracing, pihak Kodam dan juga Polda siap menerjunkan personilnya dari kalangan dokter dan juga perawat untuk dikerahkan ke Bangkalan.

Dokter dan perawat dari Pemprov, Polda dan Kodam yang akan dikirimkan ke Bangkalan itu akan bekerja untuk menambah kekuatan tenaga kesehatan di 4 Puskesmas di Bangkalan.

Yaitu di Puskesmas Kecamatan Arosbaya, Puskesmas Kecamatan Geger, Puskesmas Kecamatan Klampis dan Puskesmas Kecamatan Bangkalan.

"Yang menjadi prioritas termasuk treatment-nya. Jika lima rumah sakit penyangga dan satu rumah sakit darat lapangan ini dianggap terlalu jauh, karena di Surabaya gitu ya, meskipun Suramadu ini juga sebetulnya penyeberangan yang melekatkan antara Bangkalan dan Surabaya, maka tetap disiapkan opsi untuk pelayanan di salah satu gedung di Universitas Trunojoyo Madura," kata Khofifah.

Penyiapan Universitas Trunojoyo Madura sebagai Rumah Sakit darurat dan perawatan pasien covid-19 tersebut untuk menambah dan meningkatkan pelayanan kuratif pasien covid-19.

Penyiapan rumah sakit di Universitas Trunojoyo Madura akan dijamin keamanannya dari penularan pada civitas akademika di kampus tersebut.

Akses jalan keluar masuknya akan dibuat secara khusus, tidak jadi satu dengan jalan keluar-masuk mahasiswa dan dosen.

Akan ada 250 bed yang akan disiapkan di Universitas Trunojoyo Madura sebagai Rumah Sakit Darurat atau layanan kuratif yang lebih dekat dibandingkan enam rumah sakit penyangga yang disiapkan di Kota Surabaya. (*)

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved