Breaking News:

Berita Trenggalek

Sempat Mandek di 2020, Pembangunan GOR Trenggalek Dilanjutkan Tahun Ini

Pembangunan Gedung Olahraga di Kabupaten Trenggalek sempat terhenti akibat pengalihan anggaran APBD 2020 untuk penanganan Covid-19.

SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Gedung Olahraga (GOR) di Kabupaten Trenggalek. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Pembangunan Gedung Olahraga (GOR) di Kabupaten Trenggalek sempat terhenti akibat pengalihan anggaran APBD 2020 untuk penanganan Covid-19.

Pada tahun ini, pembangunan GOR tipe B itu kembali dilanjutkan, meski dengan dana yang lebih sedikit dibanding perencanaan awal.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek, Totok Rudijanto mengatakan, awalnya pihaknya menganggarkan Rp 3,4 miliar untuk melanjutkan pembangunan GOR.

Kini, anggaran yang tersisa tinggal separuhnya karena sisanya kembali teralihkan untuk penanganan pandemi.

Meski demikian, Totok optimistis tambahan anggaran yang ada bisa membuat bangunan tersebut terfungsikan.

“Untuk tahun ini, kami pakai anggarannya untuk pengaspalan dan tempat parkir,” ujar Totok, Kamis (10/6/2021).

Menurut Totok, fasilitas-fasilitas olahraga di dalam GOR sebanarnya sudah dapat dimanfaatkan. Kendala yang ada, yakni area parkir dan akses menuju pintu masuk GOR. Soalnya, parkir dan akses itu masih berupa tanah yang sulit dilewati kendaraan. Makanya, prioritas pembangunan untuk tahun ini meliputi dua hal itu.

“Kalau fasilitas di dalam sudah bisa dipakai. Seperti untuk futsal sudah bisa. Untuk bulu tangkis juga sudah bisa. Dan yang lain juga,” tuturnya.

Totok mengatakan, pembangunan lanjutan GOR merupakan salah satu prioritas di instansi yang ia pimpin. Sebab, pemda terikat komitmen dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait pembangunan GOR itu.

Sekadar untuk diketahui, bangunan GOR awalnya dibangun oleh Kemenpora dengan anggaran 14,6 miliar pada 2019.

Perjanjiannya saat itu, pemda juga akan menganggarkan Rp 14 miliar dalam tahun-tahun mendatang untuk menyelesaikan pembangunan GOR itu.

“Trenggalek ada kewajiban untuk sharing anggaran. Pada 2020 dianggarkan tapi habis untuk refocusing. Akhirnya 2021 kalau tidak dianggarkan lagi, kami bisa dianggap tidak berkomitmen,” ujarnya.

Hingga saat ini, proses pembangunan lanjutan GOR masih masuk dalam tahap perencanaan. Setelah itu, pihaknya baru akan melelang pengerjaan fisiknya.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved