Breaking News:

Ribut Arisan Hoki, Dipimpin Istri Anggota DPRD Bantul, Kini Terbelit, Suami Terseret, Jadi Tergugat

Ada 17 orang yang melayangkan gugatan secara perdata dan telah disidangkan perdana, Kamis (10/06/2021).

Editor: Suyanto
surya/mohammad romadoni
ILUSTRASI - Tumpukan uang 

SURYA.co.id I BANTUL - Arisan ibu-ibu, bernama arisan Hoki di Bantul kini menjadi perhatian publik. Ini seiring munculnya masalah pada arisan itu, hingga membuat para anggotanya menggugat ke Pengadilan Negeri (PN) Bantul.

Ada 17 orang yang melayangkan gugatan secara perdata. Gugatan dengan nomor perkara 51/Pdt.G/2021/PN tersebut telah disidangkan perdana, Kamis (10/06/2021).

Kuasa hukum korban, Mahendra Handoko mengatakan Arisan hoki, merupakan usaha milik GP yang merupakan istri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantul.

Gugatan perdata tersebut terpaksa dilayangkan karena upaya kekeluargaan gagal ditempuh. Korban telah mendatangi suami GP, yaitu DT yang saat ini menjadi tergugat 2.

"Upaya kekeluargaan sudah dilakukan sejak Januari, tetapi sampai saat ini tidak ada hasilnya.

Korban juga sudah mendatangi DT, suami GP beberapa kali. Janjinya akan menyelesaikan pembayaran, dia mengaku jika istrinya salah, dan siap bertanggungjawab," katanya, Kamis (10/06/2021).

Arisan online Hoki dijalankan dengan pembayaran transfer.

Para anggota tidak saling mengenal, namun memiliki grup WhatsApp.

Sementara itu, korban arisan hoki, Lumintu Reni Lestari mengungkapkan dirinya mengikuti arisan sejak 2020 lalu. Ia pun merugi hingga Rp 20 juta karena arisan tersebut. "Ikut arisan untuk menabung tapi waktu cair tidak cair-cair.

Lalu saat dicari tidak pernah ketemu, WA juga tidak pernah dibalas. Karena itu memilih jalur hukum ini," ungkapnya.

Kerugian juga dialami oleh Dian Astikasari (33). Awalnya pembayaran berjalan normal. Namun mulai Januari 2021, pembayaran arusan mulai tersendat. "Saya ikut November 2020. Awal-awal normal, saya sudah 4 kali dapat. Masuk Januari gagal bayar. Untuk kerugian, saya rugi Rp 120 juta. Harapannya uang bisa dikembalikan," terangnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bantul, Hanung Raharjo mengaku tidak mengetahui kasus gugatan yang menyeret anggotanya.

Pihaknya pun akan melakukan penelusuran terlebih dahulu terkait adanya keterlibatan oknum anggota DPRD Bantul dalam kasus tersebut.

"Kami belum mengetahui, malah baru tahu kalau ada kabar itu. Coba nanti saya klarifikasi dulu apakah itu benar anggota kami atau bukan," katanya. 

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul IIstri Anggota DPRD Bantul Diduga Terseret Kasus Arisan Hoki, Belasan Korban Layangkan Gugatan ke PN

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved