Breaking News:

Berita Tulungagung

Polisi Mulai Selidiki Dugaan Pelanggaran di Singapore Waterpark Desa Karangsari Tulungagung

Proses hukum dugaan pelanggaran Undang-undang Karantina Kesehatan pemilik Singapore Waterpark

Istimewa
Sejumlah orang yang terlibat pesta di Singapore Waterpark dimintai keterangan di Satpol PP Tulungagung. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Proses hukum dugaan pelanggaran Undang-undang Karantina Kesehatan pemilik Singapore Waterpark yang melibatkan Kades Karangsari, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur Hariyanto memasuki babak baru.

Setelah lama terkatung-katung tidak ada kejelasan, pihak penyidik Polres Tulungagung menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) baru.

“Kami menerima berkas Singapore Waterpark pada Selasa (8/6/2021). Tetapi dengan SPDP yang baru,”ungkap Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Tulungagung, Agung Tri Radityo, Rabu (9/6/2021).

Menurut Agung, penggunaan SPDP baru ini karena penyidik Polres Tulungagung tidak kunjung bisa melengkapi berkas.

Menurutnya,  jaksa peneliti sempat mengembalikan berkas  dengan petunjuk untuk melengkapi (P19) awal April 2021.

Pihaknya lalu mengirim P20 yang menyatakan bahwa waktu penyidikan telah habis, dan berkas yang sudah lengkap diminta segera diserahkan kembali ke jaksa.

“Saat itu satu bulan lebih berkas belum dikirim lagi kepada kami. Sehingga kami mengembalikan SPDP pada ,” terang Agung.

Jaksa mengembalikan SPDP itu sekitar minggu pertama Mei 2021.

Langkah ini menegaskan jika penyidik kepolisian gagal melengkapi berkas seperti petunjuk jaksa, dan sudah lewat waktu yang ditetapkan.

Kini setelah terbit SPDP baru, maka proses akan diulang lagi,

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved