Breaking News:

Berita Jember

Penyusunan KLHS Hanya Sebulan, Pemkab Jember Dikejar Target RPJMD

Gus Firjaun meminta semua OPD dan stakeholder terkait memberikan data se-valid mungkin, dan lengkap kepada tim penyusun.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Deddy Humana
surya/sri wahyunik
Pertemuan untuk menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Pendapa Wahyawibhawagraha Jember, Kamis (10/6/2021). 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jember 2021-2026. Penyusunan KLHS itu dimulai dengan 'kick off meeting' di Pendapa Wahyawibhawagraha Jember, Kamis (10/6/2021).

Penyusunan KLHS di Jember ini terbilang terlambat karena seharusnya dilakukan tidak lama setelah kepala daerah terpilih dilantik. Namun karena Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati M Balya Firjaun Barlaman disibukkan pembahasan APBD tahun 2021 tidak lama setelah dilantik, sehingga penyusunan KLHS baru dilakukan tiga bulan setelah dilantik.

Pemkab dibantu tim ahli dari Universitas Brawijaya Malang baru mulai menyusun KLHS yang nanti akan menjadi patokan penyusunan RPJMD Jember 2021 - 2026.

"Penyusunan KLHS ini kewajiban yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah sebelum menyusun RPJMD. Tahapannya begitu. Jadi bagaimana nanti penyusunan RPJMD tidak melenceng dari KLHS yang memakai prinsip pembangunan berkelanjutan," ujar Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Eko Heru Sunarso.

Karena sudah terlambat, tim penyusun meminta gerak cepat seluruh penyedia data terkait KLHS tersebut. KLHS itu nantinya bersumber data yang diberikan oleh sejumlah pihak, antara lain organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Jember, instansi di luar Pemkab seperti Badan Pusat Statistik dan kepolisian, juga perusahaan yang ada di Jember.

Bupati Hendy memberi waktu penyusunan KLHS itu selesai akhir Juli mendatang. "Kami beri waktu Juli nanti selesai. Memang harus gerak cepat, karena setelah itu kami harus menyusun RPJMD," tegas Wakil Bupati, M Balya Firjaun Barlaman usai membuka 'kick off meeting' KLHS RPJMD tersebut.

Gus Firjaun meminta semua OPD dan stakeholder terkait memberikan data se-valid mungkin, dan lengkap kepada tim penyusun.

"Saya minta benar-benar ada optimalisasi proses pengumpulan data dan dokumen. Data yang disediakan harus yang terbaik, supaya RPJMD nantinya bisa menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan, yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Jember," tegasnya.

Data dan dokumen yang dibutuhkan dalam penyusunan KLHS antara lain tentang kemiskinan, pendidikan, kesehatan, kesenjangan sosial, pertumbuhan ekonomi, kesetaraan gender, juga kondisi lingkungan hidup. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved