Breaking News:

Berita Lamongan

Laporan Dana Covid Rp 215 Miliar Tidak Jelas, LPJ Bupati Lamongan 'Menggantung' di DPRD

Darwoto juga menyinggung Perkada APBD dan rincian pembelanjaan anggaran untuk penanggulangan Covid-19 yang belum diterima dewan

surya/hanif manshuri
Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Ratna Mutia Marhaeni. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Fraksi PDI Perjuangan Lamongan hingga kini masih menunggu janji eksekutif yang hendak memberi bukti fisik Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hingga rapat Banggar kedua, Rabu (9/6/20219) lalu, ternyata pihak eksekutif belum juga menyerahkan LPH itu.

Wakil Ketua DPRD, Darwoto mengungkapkan, untuk membahas laporan pertanggungjawaban (LPJ) Bupati Lamongan di tahun anggaran 2020, anggota dewan tidak mempunyai pijakan.

"Jadi bagaimana ya, kami kecewa juga dengan sikap eksekutif yang belum juga memberikan bukti fisik LHP kepada kami (DPRD), " kata Darwoto kepada SURYA, Rabu (9/6/2021).

Darwoto juga menyinggung Perkada APBD dan rincian pembelanjaan anggaran untuk penanggulangan Covid-19 yang belum diterima dewan. Karena itu pihaknya bersama anggota Banggar tidak bisa membahas laporan pertanggungjawaban bupati karena tidak ada dasarnya.

Senin (7/6/21) saat agenda pertama rapat Banggar, Ketua DPRD (Abdul Ghofur) sudah meminta pihak eksekutif agar menyiapkan dokumen yang dibutuhkan oleh anggota DPRD. Hal senada disampaikan Ketua Fraks PDIP, Ratna Mutia Marhaeni yang menyayangkan belum adanya penyerahan dokumen (LHP) dari eksekutif.

Ratna menegaskan, pihaknya juga perlu tahu dana refocusing APBD 2020 yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 215 miliar. Meski dana refocusing tersebut digunakan saat pemerintahan bupati sebelumnya, tetapi ia menegaskan bahwa dewan tetap harus tahu dan mengawasinya.

Selain itu, Ratna juga meguraikan bahwa dana penangan Covid-19 sebesar Rp 215 miliar itu sudah didistribusikan ke beberapa OPD. Ia memastikan akan ada langkah strategis jika eksekutif belum juga memberi LHP. "Apakah kita akan menjadi oposisi atau tidak, menunggu keputusan DPC PDI Perjuangan, " katanya. ***

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved