Breaking News:

Berita Bangkalan

Habis-Habisan Sadarkan Pentingnya Prokes, Bupati Bangkalan dan Kapolres-Dandim Rela Jalan Kaki

Total 76 tenaga kesehatan dinyatakan positif terkonfirmasi. Termasuk tiga tenaga kesehatan yakni dokter, bidan, dan perawat yang meninggal.

surya/ahmad faisol
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif), Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto, serta Komandan Kodim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo berjalan kaki untuk sosialisikan prokes, Kamis (10/6/2021). 

SURYA.CO,ID, BANGKALAN – Sejak awal mencuatnya Covid-19 menjadi wabah pada Maret 2020 sampai kembali meledak di Bangkalan pekan lalu, sosialisasi protokol kesehatan tiada henti disuarakan.

Khusus Bangkalan, sosialisasi lewat media tidak cukup, sampai Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) memutuskan turun langsung dan berkeliling ke desa-desa untuk menyadarkan masyarakat, Kamis (10/6/2021).

Turunnya Bupati Bangkalan ke jalan-jalan utama desa di Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Geger itu memang pemandangan langka. Ra Latif sengaja berkeliling agar bisa mengajak langsung masyarakat untuk melawan Corona.

Ra Latif berkeliling bersama Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto, dan Komandan Kodim 0829 Lamongan, Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo. Awalnya mereka menaiki mobil double cabin operasional polres dan silih berganti memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pengeras suara dari atas mobil.

Sesekali mereka turun dari mobil untuk berjalan kaki ketika dihadapkan dengan medan sulit. “Bapak-Ibu dan tretan sadejeh (saudara sekalian), pakailah masker, hindari kemurunan, dan sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun. Mari kita selesaikan bersama masalah corona ini,” imbau Ra Latif dalam Bahasa Madura.

Seperti diketahui, hasil kegiatan rapid test antigen di Kecamatan Arosbaya yang menjadi episentrum utama lonjakan kasus Covid-19 mendapatkan 70 kasus OTG dari 161 orang yang diperiksa.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Sudiyo usai gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional, Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito.

Juga Menteri Kesehatan, Budi Gunardi Sadikin, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Bangkalan.

Sedangkan hasil pemeriksaan swab PCR terhadap para tenaga kesehatan puskesmas jajaran disampaikan Sudiyo, tercatat 50 kasus positif terkonfirmasi dan 26 tenaga kesehatan dari RSUD Syamrabu.

Total 76 tenaga kesehatan dinyatakan positif terkonfirmasi. Termasuk tiga tenaga kesehatan yakni dokter, bidan, dan perawat yang meninggal.

“Bapak-Ibu, apabila tidak ada kepentingan yang benar-benar mendesak mohon tetap berada di dalam rumah. Sekali lagi, mari bersama-sama menyelesaikan masalah Corona ini agar segera meninggalkan Bangkalan,” pungkas Ra Latif.

Ditemui di mapolres, Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto menyatakan, kehadirannya bersama Bupati dan Dandim 0829 tidak lain untuk mengingatkan warga betapa pentingnya penerapan prokes di tengah kondisi meningkatnya kasus Covid-19.

“Kami memberikan imbauan menggunakan kearifan lokal agar masyarakat benar-benar mengerti akan bahaya pandemi Corona. Kami juga tentu ingin virus Corona ini segera berakhir,” kata Didik.

Ia menambahkan, lonjakan wabah Covid-19 yang terjadi di Bangkalan merupakan tanggung jawab bersama dalam upaya menjaga diri agar penyebarannya tidak semakin meluas. “Mohon sekiranya kalau tidak ada kepentingan mendesak, tunda dulu untuk meninggalkan rumah<” pungkas mantan Kapolres Pacitan kelahiran Bojonegoro itu. ***

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved