Breaking News:

Bank Jatim

Gandeng Pemkab Kediri, Bank Jatim Permudah Pembayaran Pajak Daerah dan Tiket Wisata di Kediri

Dalam rangka perluasan digitalisasi daerah khususnya di Kabupaten Kediri, bankjatim memberikan layanan pajak melalui e-channel bankjatim.

surya.co.id/habibur rohman
GALAKKAN NON TUNAI - Untuk percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, Bank Jatim permudah pembayaran pajak dan tiket wisata secara "Non Tunai". Pengembangan layanan digital perbankan kali ini PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (bankjatim) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk mempermudah pembayaran pajak daerah, diantaranya BPHTB, pajak hotel, pajak resto, pajak hiburan dan parkir melalui e-channel/ bankjatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dalam rangka percepatan serta perluasan digitalisasi daerah khususnya di Kabupaten Kediri, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau  bankjatim terus memberikan kemudahan khususnya di bidang layanan digital perbankan.

Kali ini bankjatim bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri dalam mempermudah pembayaran pajak daerah seperti BPHTB, pajak hotel, pajak resto, pajak hiburan dan parkir melalui e-channel bankjatim.

Direktur TI & Operasi bankjatim Tonny Prasetyo, mengatakan, dalam mekanismenya, wajib pajak dapat melakukan pembayaran Pajak Daerah melalui e-channel bankjatim yang ada saat ini.

"Seperti ATM, sms banking, internet banking, dan mobile banking," kata Tonny, Kamis (10/6/2021).

Selain itu pembayaran pajak juga dapat menggunakan aplikasi finansial teknologi lainnya seperti QRIS serta transfer melalui virtual account bankjatim.

Dalam kesempatan itu pula, Dinas Pariwisata bekerjasama dengan bankjatim meluncurkan e-ticketing berbasis mobile application bagi pengunjung tempat wisata gunung kelud yang ada di Kabupaten Kediri.

Sehingga para wisatawan yang mengunjungi wisata gunung kelud dapat melakukan pembayaran non tunai menggunakan layanan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) bankjatim.

"Inovasi ini juga merupakan langkah konkrit dalam meminimalisir penyebaran virus Covid-19 melalui uang tunai yang beredar di masyarakat," tambah Tonny.

Kerjasama dengan Pemkab Kediri tersebut, dilakukan di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (8/6/202) yang dihadiri Bupati Kediri H Hanindhito Himawan Pratama.

Dalam sambutannya, Hanindhito, menjelaskan bahwa pembayaran non tunai ini akan diberlakukan untuk pembayaran pajak daerah dan juga tiket masuk sejumlah tempat wisata. Hal ini sebagai upaya untuk menekan kontak langsung sehingga proses transaksi menjadi lebih aman terutama di massa pandemi saat ini.

“Pembayaran secara digital ini juga merupakan langkah kami dalam mendukung program Pemerintah untuk meningkatkan pendapatan daerah dan efektifitas pelayanan publik," ucap Bupati yang akrab dengan panggilan Mas Bup tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Tonny juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Kediri yang telah mensupport bankjatim untuk melakukan implementasi Program Elektronifikasi Pemerintah Daerah (ETP) dan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) serta percepatan dalam perluasan digitalisasi daerah di Kabupaten Kediri.

"Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur, kami berkomitmen  untuk terus berinovasi dalam memberikan kemudahan layanan khusunya layanan berbasis digital," terang Tonny.

Pihaknya berharap melalui layanan digital tersebut, bankjatim khususnya bankjatim Cabang Pare dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri selaku stakeholder dan masyarakat.

Hal ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, mengembangkan potensi daerah serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved