Breaking News:

DPRD Surabaya

DPRD Surabaya Turun di Suramadu, Reni Astuti: Perlu Optimalisasi Provinsi Pantau Mobilitas Warga

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti bersama Komisi C memantau upaya Pemkot Surabaya menghentikan penyebaran covid dari klaster Bangkalan, di penyeka

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
surya.co.id/sugiharto
PANTAU - Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti bersama Komisi C memantau upaya Pemkot Surabaya menghentikan penyebaran covid dari klaster Bangkalan, di penyekatan Suramadu sisi Surabaya, Kamis (10/6/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - DPRD Surabaya turun langsung memantau upaya menekan laju penyebaran covid-19. \

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti bersama Komisi C memantau upaya all out Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menghentikan penyebaran baru di klaster Bangkalan.

Surabaya dan Bangkalan merupakan wilayah yang bersinggungan, sehingga perlu dilakukan penanganan yang tepat. Reni pun turun langsung di hari keempat penyekatan Suramadu sisi Surabaya, Kamis (10/6/2021).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini melihat pengerahan maksimal petugas dari Surabaya. Baik tenaga kesehatan (nakes), Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, TNI-Polri, dan aparat pemerintah lainnya. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga turun langsung.

"Pemkot bersama DPRD Surabaya terus melakukan upaya bersama untuk menekan laju penularan virus ini. Jangan sampai Surabaya yang sudah landai terjadi lonjakan lagi," kata Reni.

Dua minggu lalu Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mencatat kasus covid terus menurun hingga 30 persen. Suasana terus melandai.

Saat Idul Fitri dengan penyekatan di setiap akses masuk Surabaya bisa menjadikan kota ini makin landai dari penyebaran covid.

Zona kuning menuju hijau terus ditingkatkan. Ekonomi mulai bergeliat dan tumbuh. Harapan pemberlakuan sekolah dengan cara tatap muka mulai di depan mata.

Namun, kemudian dalam seminggu ini masyarakat dikejuttkan munculnya lonjakan penyebaran covid di wilayah Bangkalan. Pemkot pun sigap mengambil langkah penyekatan.

"Senin kemarin, saya pantau mobilitas warga dari Bangkalan ke Surabaya masih tinggi. Ini ditandai banyaknya kendaraan hingga mencapai 2.000 an kendaraan. Inilah wilayah Surabaya yang terbuka dan boleh siapa pun masuk," kata Reni.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved