Breaking News:

Berita Kediri

Disebut 'Pekerja Rendahan', Ratusan Driver Ojol Kota Kediri Mengadu ke Polisi

Kasus ini bermula antrean ojol di gerai Mc Donald Kediri Mal yang mengakibatkan kerumunan beberapa hari sebelumnya

surya/didik mashudi
Haryanti, driver ojek online (ojol) perempuan memperlihatkan ujaran kebencian yang muncul di media sosial di Polres Kediri Kota, Kamis (10/6/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Perwakilan driver ojek online (ojol) berencana melaporkan dugaan ujaran kebencian yang dinilai merendahkan martabat mereka ke Polres Kediri Kota, Kamis (10/6/2021). Ujaran kebencian yang merendahkan profesi ojol itu muncul di media sosial (medsos) Instagram.

Kasus ini bermula antrean ojol di gerai Mc Donald Kediri Mal yang mengakibatkan kerumunan beberapa hari sebelumnya. Kejadian itu menjadi viral di medsos dan mengundang banyak komentar dari warganet.

Karena dianggap melanggar protokol kesehatan (prokes), Satgas Covid-19 Kota Kediri terpaksa bertindak tegas dengan menutup gerai Mc Donald selama tiga hari. Namun di antara ratusan komentar, pemilik akun diojeffryandy16 membuat posting yang melecehkan profesi ojol.

Dua komentar yang mengakibatkan para driver ojol tersinggung adalah "keteknya bau kecut semua hate ojol pekerja rendahan" dan "ojol keleke mambu kecut kabeh". Komentar itu membuat para driver ojol berang.

Haryanti, perwakilan driver ojek online Kediri Raya mengetahui kalau ada ujaran kebencian setelah diberitahu anaknya. "Jangan terlalu menghina orang kalau kita rendahan. Kita bekerja halal dan barokah, tetapi jangan omong rendahan. Kita kan manusia," ungkap Haryanti, Kamis (10/6/2021).

Haryanti juga menyesalkan pemilik akun yang melecehkan profesi ojol itu. "Jangan terlalu meremehkan orang kecil," ujar Haryanti.

Terkait kata-kata 'bau ketek' (bau ketiak) karena iabekerja mencari nafkah, memang kadang (bau) seperti itu. "Kata -kata ojol orang rendahan itu merupakan ujaran kebencian," ujarnya.

Sementara Arif, salah seorang driver ojol yang mewakili rekan-rekannya berniat meminta klarifikasi terkait dugaan ujaran kebencian yang dilontarkan akun instagram diojeffryandy16, karena dianggap menghina profesi mereka.

Arif berharap polisi mengusut tuntas dugaan ujaran kebencian yang dilontarkan pemilik akun Instagram itu. Ia berharap pihak kepolisian menjadi mediator untuk mempertemukan pemilik akun tersebut untuk klarifikasi, karena ujaran yang disampaikan dianggap menjadi pelecehan profesi.

Sementara Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, AKP Ni Ketut Suarningsih yang dikonfirmasi melalui Paur Humas,Iptu Henry Mudi Yuwono, menjelaskan para pengemudi ojol itu datang ke kantor polisi masih sebatas konsultasi. ***

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved