Breaking News:

Berita Lamongan

Desa di Tengah Lautan Ini Sarat Inovasi, Aplikasi Digitalnya Diapresiasi Bupati Gresik

Yang tak kalah menarik adalah fitur Tani Desa. Dengan fitur ini maka bisa menjalin jual beli antara petani dengan pembeli.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Deddy Humana
instagram Fandi Akhmad Yani
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani meresmikan Desa Sidogedungbatu di Pulau Bawean menjadi Desa Digital, Kamis (10/6/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Terpisah oleh lautan dari pusat pemerintahan di Gresik, tidak menjadikan Desa Sidogedungbatu di Kecamatan Tambak, terpencil. Sebaliknya, desa di Pulau Bawean ini malah mampu mempersempit jarak dengan dunia luar berkat terobosannya yang memakai teknologi digital sehingga dikukuhkan sebagai desa digital.

Launching Desa Sidogedungbatu sebagai desa digital itu dilakukan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani seperti diumumkan lewat akun Instagram pribadinya, Kamis (10/6/2021). Bupati bahkan mengapresiasi pemerintah desa (pemdes) setempat yang memiliki inovasi pelayanan melayani berbasis teknologi aplikasi.

Lewat berbagai inovasinya, warga bisa mendapatkan layanan cukup dengan mengunduh aplikasi. Lewat berbagai inovasinya, warga bisa mendapatkan layanan cukup dengan mengunduh aplikasi. Sehingga antara warga dan pemdes selalu connected alias terhubung berkat adanya aplikasi-aplikasi yang dimiliki.

"Dalam kunjungan ke Bawean pada Selasa-Kamis (8-10/6/2021), saya melaunching Desa Sidogedungbatu sebagai desa digital. Itu karena inisiatif pemdes dalam mewujudkan pelayanan serta birokrasi berbasis digital," kata Gus Yani, sapaan bupati dilansir dari akun Instagram pribadinya, Kamis (10/6/2021).

Beberapa aplikasi pelayanan yang menjadi inovasi Pemdes Sidogedungbatu itu meliputi smart governance, smart society dan smart economy.  "Juga ada aplikasi SimpelDesa, yang berisi Info Desa, Layanan Surat, hingga Lapor Pemdes di mana semua bisa diakses melalui smartphone masing-masing warga," tulis Gus Yani.

Yang unik adalah fitur lowongan kerja desa, konsultasi kesehatan, layanan ojek online desa bernama 'Simpeljek', hingga grosir dan pasar gesa bisa diakses warga desa.

Yang tak kalah menarik adalah fitur Tani Desa. Dengan fitur ini maka bisa menjalin jual beli antara petani dengan pembeli. "Tani Desa memiliki fitur kalender pertanian. Kalender ini memberi kemudahan kepada pembeli untuk melihat hasil pertanian sesuai waktu, wilayah, dan kapasitas panen," tulisnya.

Dikatakannya, pemdes merupakan ujung tombak pembangunan. Karena kebijakan dan pelayanannya akan bersentuhan langsung dengan masyarakat. "Karena itu, inovasi, komitmen, dan kolaborasi antara Pemdes - Pemkab merupakan kunci untuk mewujudkan Gresik lebih baik," ujar Gus Yani. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved