Berita Malang
Derita Calon TKW di PT CKS Malang, Ada yang Tewas Dipaksa Diam, Tak Boleh Pegang HP dan Nekat Kabur
Inilah derita calon TKW di balai PT Central Karya Semesta (CKS) yang ada di Kota Malang. Seorang calon TKW kabur menceritakan deritanya kepada warga.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id | MALANG - Inilah derita calon TKW di balai PT Central Karya Semesta (CKS) yang ada di Kota Malang, Jawa Timur. Seorang calon TKW yang kabur menceritakan deritanya kepada warga.
Dari keterangan seorang calon TKW yang nekat kabur dari lantai 4 balai latihan, mereka diduga dilarang memegang handphone (HP), jam istirahat kurang hingga dipaksa diam ketika ada yang meninggal dunia.
Hal itu membuat 5 calon TKW nekat kabur dari lantai 4 dengan cara mengikat selimut menyambung untuk alat turun. Ironisnya, di saat menuruni gedung itu, selimut tersebut putus.
Nahasnya, dua di antara mereka yang kabur terjatuh hingga menyebabkan patah tulang. Sedangkan lainnya kabur meninggalkan temannya.
Seorang warga yang menolong calon TKW yang patah tulang akibat terjatuh, Halimah (25), mengaku sempat menanyai mereka.
Menurut Halimah, mereka merasa tersiksa di balai latihan kerja tersebut. Bahkan, keterangan dari mereka yang terjatuh menyatakan, mayoritas para calon TKW ingin kabur dari balai tersebut.
Adapun lokasi Balai Latihan Kerja Luar Negeri PT CKS terletak di Jalan Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Lima calon TKW tersebut kabur secara heroik pada Rabu (9/6/2021) pukul 19.00 WIB.
"Menurut penuturan salah satu korban yang kami tolong, korban kabur karena tertekan dengan sistem pelatihan PT CKS. Selain itu korban juga mengaku, jam istirahatnya sedikit dan tidak diperbolehkan memegang HP sama sekali," ujar Halimah yang mengaku sempat menolong salah satu calon TKW yang kabur, Kamis (10/6/2021).
"Korban yang kami tolong itu juga mengaku, bahwa semua calon TKW yang ada di PT CKS ingin keluar semua. Bahkan menurut penuturan korban, ada salah satu calon TKW yang meninggal dunia. Namun, korban dan teman-temannya disuruh diam. Kalau ngomong, maka akan dihukum," pungkasnya.
Polresta Malang Kota periksa PT CKS
Pascakaburnya 5 calon TKW, perwakilan PT Central Karya Semesta (CKS) diperiksa Polresta Malang Kota, Kamis (10/6/2021) siang.
Dari pantauan SURYA.co.id, tiga orang perempuan dari perwakilan PT CKS datang ke Satreskrim Polresta Malang Kota pada pukul 12.46 WIB.
Setelah itu, satu dari tiga orang perwakilan PT CKS dipanggil untuk diperiksa di ruang Unit Perlindungan Perempuan Dan Anak Satreskrim Polresta Malang Kota.
SURYA.co.id kemudian mencoba untuk bertanya kepada seorang perwakilan PT CKS, terkait kejadian kaburnya 5 calon TKW tersebut.
Namun, salah satu perwakilan PT CKS yang enggan disebutkan namanya itu tidak berkenan untuk diwawancarai.
"Kami masih fokus ke pemeriksaan. Mohon maaf, kami belum bisa berkomentar," ungkapnya kepada SURYA.co.id.
Kronologi 5 calon TKW kabur dari lantai 4
Sebanyak 5 calon TKW kabur dari lantai empat PT CKS.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang calon TKW mengalami luka-luka, bahkan patah tulang. Sedangkan dua calon TKW selamat dan tidak mengalami luka-luka.
Seorang warga sekitar yang juga merupakan saksi mata, Halimah (25) mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.
"Jadi saat itu, ada dua perempuan minta tolong ke warga. Dua perempuan itu mengaku berasal dari PT CKS dan baru saja kabur dari lantai empat. Mereka juga minta tolong, kalau teman-temannya terluka parah dan minta untuk disembunyikan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (10/6/2021).
Warga sekitar langsung bergegas menolong teman dari dua perempuan tersebut. Setelah dilihat, ternyata ada tiga perempuan mengalami luka berat.
"Jadi, yang kabur dari PT CKS ada lima orang perempuan. Dua orang selamat dan tidak mengalami luka-luka. Dua orang mengalami patah tulang, sedangkan satu orang berdarah di bagian kepalanya," jelasnya.
Warga langsung mengangkat dan menbantu korban terluka ke salah satu rumah warga.
"Tak berselang lama, satpam PT CKS datang ke rumah warga. Kemudian, mereka membawa tiga korban terluka beserta satu orang yang kondisinya selamat, ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang. Sementara satu orang lainnya yang kondisinya selamat, kabur duluan entah kemana," bebernya.
Dirinya mengaku, lima calon TKW yang kabur dari PT CKS itu masih berusia muda.
"Usianya masih muda, di bawah 25 tahun. Selain itu mereka juga mengaku, berasal dari Sumbawa dan Lombok," tambahnya.
Halimah mengungkapkan, lima calon TKW itu kabur dari lantai empat PT CKS dengan selimut.
"Jadi, mereka itu turun dari lantai empat PT CKS yang setinggi 10 meter, memakai selimut yang diikat satu persatu. Saat turun, selimut itu terputus dan mereka pun berjatuhan," jujurnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Jadi pada jam 21.00 WIB kemarin, kami mendapatkan laporan ada orang lompat dari PJTKI. Kami pun langsung mendatangi TKP, sekaligus melakukan olah TKP," ungkapnya.
Saat ini, pihaknya masih fokus memeriksa para saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian.
"Saat ini kami masih fokus memeriksa para saksi. Untuk korban, masih belum bisa dimintai keterangan," pungkasnya.
Baca berita di sekitar Malang Raya di SURYA.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/5-calon-tkw-kabur-karena-merasa-tersiksa-di-balai-pt-cks.jpg)