Breaking News:

Berita Gresik

5 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Kerja di Gresik, Salah Satu Istri Korban Sedang Hamil Tua

kecelakaan kerja di PT Citra Adi Sarana (CAS) Indonesia, Jalan Dharmo Sugondo, Kelurahan Indro,  Kecamatan Kebomas, Gresik

SURYA.CO.ID/Ilustrasi
BREAKING NEWS - Kronologi Kecelakaan Maut di Poncokusumo Kabupaten Malang, Diduga Sopir Mengantuk 

SURYA.co.id | GRESIK - Terjadi kecelakaan kerja di PT Citra Adi Sarana (CAS) Indonesia, Jalan Dharmo Sugondo, Kelurahan Indro,  Kecamatan Kebomas, Gresik yang mengakibatkan lima pekerja tewas dan dua lainnya luka berat.

Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (8/6/2021), sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban yang meninggal dunia yaitu Septianingrum Dwi Putri (26), warga  Dusun Budimulya, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri; Yohanes Sahputra (22), warga dusun Bunder, Desa Margoanyar, Kecamatan Glagah, Lamongan; Mohammad Andik (32), warga Jalan Awikoen Tirta, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas. 

Lalu Muhammad Burhanudin Alansori (22),  warga Desa Surodakan; Ibnu Athoillah (21), warga Desa Parakan.

Sedangkan yang mengalami luka bakar yaitu Nur Kholik (35), warga Jalan Usman sadar, Kelurahan Sukorame Gresik; Ali Sofyan  (25), warga Mulyorejo Kabupaten Tulungagung. Keduanya mengalami luka bakar dan kini dirujuk di rumah sakit Dr Sutomo, Surabaya.

Mujianto (47), warga Desa Margoanyar, Kecamatan Glagah, Lamongan mertua Yohanes, mengatakan, saat ini istri Yohanes sedang hamil 8 bulan. "Baru menikah satu tahun kemarin," kata Mujianto, saat di kamar jenazah RSUD Ibnu Sina, Kabupaten Gresik, Rabu (9/6/2021). 

Setelah menikah, Mujianto jarang bertemu Yohanes, sebab, Mujianto bekerja di Surabaya dan jarang pulang ke Lamongan. "Terakhir ketemu pekan kemarin. Tapi, tidak bilang apa-apa," imbuhnya. 

Kesedihan juga menimpa keluarga Mohammad Andik (32), warga Jalan Awikoen Tirta, Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas. 

Rizki Permana Putra (22), adik bungsu almarhum Andik mengatakan, sebelum ditinggal kakak Andik untuk selamanya, mengaku sudah ada tanda-tanda wajah pucat. Namun, tanda itu tidak dihiraukan oleh keluarga.

"Biaya di rumah sakit sampai ke rumah ini sudah ditanggung PT CAS," katanya.

Atas kecelakaan kerja tersebut, unit III Polres Gresik, belum memeriksa para saksi.

Sebab, masih melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim labfor Polda Jatim. "Masih pemeriksaan di lokasi. Belum ada yang diperiksa," kata Kanit III, Iptu Moch Suparlan. 

Begitu juga dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik sudah mendapat laporan adanya kecelakaan kerja di PT CAS Indonesia.

Penulis: Sugiyono
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved