Breaking News:

Berita Lumajang

Puluhan CCTV Sudah Terpasang di Lumajang, Bupati dan Wabup Bisa Pantau Warga di Kantor Dishub

Dari pantauan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, masih ditemukan banyak masyarakat yang melanggar peraturan saat berkendara.

SURYA.CO.ID/Tony Hermawan
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dan wakilnya, Indah Amperawati saat meninjau uji coba pemasangan 40 CCTV di 8 desa, di Kantor Dishub setempat, Rabu (9/6/2021). 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dan wakilnya, Indah Amperawati melakukan kunjungan kerja di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, Rabu (9/6/2021).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memonitoring uji coba CCTV yang telah terpasang di 8 desa. Seperti Desa Labruk Kidul, Kebonsari, Kunir, Dorogowok, Sukosari, Banyu Putih dan Kali Dilem.

Dalam kesempatan tersebut, Thoriq-Indah pun menjajal kecanggihan CCTV yang dilengkapi sarana pengeras suara atau public address (PA). Sistem itu berfungsi untuk memberi imbauan dan peringatan pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas secara kasatmata.

Dari pantauan mereka, masih ditemukan banyak masyarakat yang melanggar peraturan saat berkendara. Mulai dari pengendara mengoperasikan ponsel saat lampu rambu lalu lintas menyala merah, berboncengan tanpa memakai helm, bahkan ada juga pengendara motor yang tidak menggunakan masker.

Bupati Thoriq pun langsung mengingatkan pelanggar-pelanggar itu.

"Pak, bu ini saya sedang memantau CCTV di utara perempatan ST. Terima kasih sudah banyak yang patuh, tapi masih ada yang tidak pakai masker dan helm. Anda terpantau loh, pakai helm dan masker ya," pesannya.

Pengendara-pengendara yang mendengar imbauan itu ada yang hanya bersikap celingak-celinguk. Tapi ada juga, pengendara yang mengoperasikan ponsel langsung menaruh ponselnya pada bagasi motor bagian depan.

Seusai memantau, Thoriq menjelaskan, gambar tayangan CCTV dapat menangkap aktivitas masyarakat secara real time. Sehingga CCTV ini diharapkan bisa meminimalisir kriminalitas di Lumajang.

"Ke depan tayangan CCTV ini akan tersambung pada kami yang ada di pemerintah dan juga yang ada di kepolisian," ujarnya.

Kendati demikian, Thoriq menyebut, puluhan CCTV itu masih memerlukan upgrading kualitas jaringan. Sebab dari hasil pengamatan kamera CCTV di beberapa titik gambarnya masih ada yang buram.

"Tadi ada 2 hal yang disampaikan ke saya gambar live di desa dengan yang ditangkap Dishub berbeda. Saya tanya ke mekaniknya bila gambar CCTV itu dilihat langsung di desa dimungkinkan lebih jernih, lebih jelas. Nah saya akan cek penjelasannya untuk dijadikan evaluasi ke depan," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved