Breaking News:

Berita Surabaya

Pertama Kali, Empat Perguruan Tinggi di Indonesia Masuk Peringkat 500 Besar Dunia

Selama 5 tahun terakhir Unair naik lebih dari 200 poin. Dari yang tahun sebelumnya berada di ranking 520 - 530, naik 65 poin di tahun 2021 ini.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sugiharto
Rektor Unair, Prof M Nasih (kiri) menjelaskan, dalam lima tahun terakhir peringkat Unair sebagai universitas terbaik dunia terus meningkat menjadi 465 dunia, Rabu (9/6/2021). 

"Kolaborasi baik untuk riset kita dorong terus. Sehingga kualitas peneliti dan dosen menjadi sejajar dengan kawan-kawan di banyak negara. Baik Malaysia, Singapura, hingga Australia. Ini yang menyebabkan mereka mempunyai opini, Unair terkemuka dibidang akademik," jabarnya.

Kedua, indikator Employer Reputation yang diambil dari para pengguna lulusan.

Disamping kualitas juga dari kerjasama yang dibangun sebagai mitra akademik maupun mitra industri untuk kesempatan berkarir. Di kategori ini posisi Unair berada di peringkat 176 top dunia.

"Ini berkontribusi sangat besar. Lulusan Unair mendapat pengakuan positif, kami naik 96 point. Dari data yang ada kami yakin dan optimis bahwa hasil menunjukkan reputasi Unair semakin meningkat dimata akademisi luar negeri dan para pengguna lulusan," tegasnya.

Terakhir yakni indikator, Faculty Identity Rasio yang naik 47 poin menjadi ranking 346.

Sementara itu, pada perangkingan nasional Unair berada di peringkat ke-4 setelah UGM dengan poin 254 top dunia, UI 290 top dunia (naik satu poin), dan ITB naik 10 poin menjadi 333 top dunia dan Unair naik 65 point menjadi 456 top dunia.

Dengan capaian ini, ke depan Prof Nasih menekankan akan memperbaiki peningkatkan berbagai kualitas dari kerjasama dengan mitra. Terlebih dalam program MBKM, perguruan tinggi diharapkan dan didorong untuk menjadi PT terbaik didunia.

" Target minimal untuk memperbanyak penelitian dan publikasi yang kami lakukan akan didorong terus menerus," tandasnya.

Pihaknya meyakini dengan memperbaiki indikator pertama impact publikasi minimal visitasi dan produk yang bisa digunakan masyarakat, melibatkan pengajar dari berbagai industri serta menambah international student akan meningkatkam perankingan perguruan tinggi selanjutnya.

"Target selanjutnya memperbaiki aspek yang dimiliki. Dengan perbaikan ini, tentu ranking akan mengikuti salah satunya di times higher," pungkasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved