Breaking News:

Berita Lamongan

Jajaki 5 Program Selama 100 Hari Pertama, Kini Bupati Lamongan Tetapkan 11 Prioritas Lagi

Menurut Yuhronur, semua program jangka pendek yang sudah dijalankan dalam 100 hari kerja adalah cara untuk memulai,

surya/hanif manshuri
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi bersama Forkopimda dan semua OPD melaksanakan evaluasi 100 hari kinerja Kepala Daerah di Pendopo Lokatantra Lamongan. 

SURYA.CO.ID,LAMONGAN - Seperti sejumlah kepala daerah yang mematok pencapaian pada 100 hari pertama masa kerjanya, Yuhronur Efendi juga melakukan evaluasi atas kiprahnya memimpin Kabupaten Lamongan.

Dari hitungan hari, maka Senin (7/6/2021) lalu tepat 100 hari masa kerja jangka pendek Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati Lamongan, KH Abdul Rouf sejak dilantik 26 Februari lalu.

Mengenai kerja 100 hari pertama itu, Yuhronur menyebutnya seperti penjajakan. Yaitu masa orientasi untuk menyatukan cara pandang, semangat, kebersamaan, ide dan gagasan untuk mewujudkan visinya yaitu kejayaan Lamongan berkeadilan.

"Capaian 100 hari kerja ini sebagai dasar untuk mendongkrak kualitas kinerja ASN dalam memberikan pelayanan yang adaptif dan responsif kepada masyarakat," kata Yuhronur saat memaparkan kinerjanya di depan para kepala OPD, Rabu (9/6/2021).

Menurut Yuhronur, semua program jangka pendek yang sudah dijalankan dalam 100 hari kerja adalah cara untuk memulai, melakukan pemetaaan alias mapping agar semua aspek berjalan serentak dalam mencapai kejayaan Lamongan.

Ia mengakui bahwa penekanan pada 100 hari pertama lalu adalah lima program.
Yaitu peningkatan infrastruktur melalui jalan mulus Lamongan (JAMULA), peningkatan layanan pendidikan dengan PERINTIS, digitalisasi pelayanan dengan 100 persen pelayanan berkualitas.

Kemudian pemulihan ekonomi melalui penguatan UMKM, serta penanganan pandemi dan perbaikan layanan kesehatan dengan program Lamongan sehat.

Tetapi ada dua hal yang menjadi fokus utama Yuhronur-Rouf yakni, penanganan pandemi Covid-19 dan pelayanan publik.

Dalam penanganan pandemi, telah dilakukanpencegahan dengan memperkuat PPKM mikro, penanganan dengan menyiapkan tempat karantina dan BOR yang cukup serta 65.404 vaksinasi, dan menyiapkan 48 SMPN dan 638 SD tangguh.

Selain itu Yuhronur tiada henti membantu mempromosikan produk lokal untuk melakukan pemulihan ekonomi. Seperti mendorong kebangkitan UMKM dengan slogan 'Ayo Beli Produk Lamongan' secara online.

Juga memperkenalkan Pasar Online Lamongan, Lapak Lamongan, dan misi dagang serta kegiatan lapangan di antaranya melaunching taman tematik, desa wisata, kurasi dan penyaluran produk lokal di gerai minimarket berjaringan.

Untuk pelayanan publik, Yuhronur melaksanakan perbaikan jalan, normalisasi sungai, pembangunan rumah layak huni, pengendalian banjir, sekolah digital, peningkatan kualitas layanan kesehatan di puskesmas hingga posyandu dan home care service.

Yang tak kalah penting adalah digitalisasi pelayanan publik dengan menciptakan program layanan 3 in 1 (KK, Akta dan KIS). Serta aplikasi Lapor 'Pak YES' untuk menyerap aspirasi masyarakat Lamongan dan aplikasi-aplikasi untuk menyederhanakan birokrasi.

Selain dua fokus utamanya, Yuhronur juga melakukan peningkatan produk pertanian dengan rehab embung, bantuan OTP dan asuransi. Juga peningkatan produksi perikanan dan peternakan.

Setelah pemanasan selama 100 hari itu, ke depannya jalan membangun kejayaan berkeadilan itu akan dilalui lewat 11 prioritas lagi. "Yakni, pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, infrastruktur, pertanian dan perikanan, UMKM, pemuda dan olahraga, pariwisata, pelayanan publik, sosial kesejahteraan, dan pembangunan desa," tutupnya. ***

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved