Breaking News:

Berita Bangkalan

Arif Fathoni : Kepala Daerah di Madura dan Surabaya Harus Berembuk Tangani Covid Bangkalan

Bahkan Pemprov Jatim juga diperlukan kehadirannya untuk menahan laju penyebaran covid di Bangkalan tersebut.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/febrianto ramadani
Sejumlah pasien yang dinyatakan positif Covid 19 saat terjaring dalam penyekatan di Jembatan Suramadu, tiba di Rumah Sakit Lapangan Indrapura Senin (7/6/2021), 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN - Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya Arif Fathoni mendesak agar merebaknya kembali covid-19 di Bangkalan bisa ditangani bersama Pemkot Surabaya.

Bahkan Pemprov Jatim juga diperlukan kehadirannya untuk menahan laju penyebaran covid di Bangkalan tersebut.

Apalagi ada indikasi merebaknya covid-19 di Bangkalan adalah varian baru.

"Mumpung belum kadung menyebar. Sebaikya memang Surabaya dan Bangkalan Berembuk untuk bersama-sama menangani penyebaran covid ini," kata Thoni, Rabu (9/6/2021).

Thoni yang juga Ketua DPD Partai Golkar Surabaya menegaskan, semua pihak harus mencegah perluasan covid tersebut.

Masyarakat juga harus ikut ambil bagian dengan patuh protokoler kesehatan.

Baca juga: Satlantas Polresta Malang Kota Gencar Lakukan Penindakan Motor Berknalpot Brong

Baca juga: Tandai Boyongan, Pedagang dan Dinas Perdagkum Gelar Tasyakuran di Pasar Legi Ponorogo

Menurut Thoni, penanganan tidak bisa hanya dibebankan kepada para pemangku daerah masing-masing wilayah, yakni Surabaya dan Bangkalan.

Harus ada campur tangan pemerintahan provinsi maupun pemerintah pusat.

"Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turun langsung dan menerapkan kebijakan tes antigen bagi pelintas Jembatan Surabaya, ini bagus. Namun kalau ini dibebankan semuanya kepada Surabaya, berat," kata Thoni.

Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Agoeng Prasodjo menambahkan, campur tangan pemerintah provinsi maupun pusat diperlukan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved