Breaking News:

Berita Nganjuk

Ada Parkir Berlangganan, Jukir Masih Meminta Uang; Kadishub Nganjuk Anggap Uang Sukarela

. Dengan menjadi pelanggan parkir berlangganan, maka warga Nganjuk tidak lagi memberi uang parkir kepada jukir.

surya/ahmad amru muiz
Parkir kendaraan bermotor di Kota Nganjuk yang seringkali dikeluhkan warga karena jukir tetap meminta uang parkir meski sudah berlangganan parkir. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Efektifitas pembayaran parkir berlangganan dari masyarakat, kembali masih menjadi polemik. Karena masih ada pemilik kendaraan yang berlangganan parkir, yang terkesan 'dipaksa' juru parkir (jukir) membayar retribusi, seperti yang terjadi di Nganjuk.

Sebenarnya sesuai perda, parkir berlangganan sudah diberlakukan di Nganjuk. Yaitu Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang retribusi jasa umum yang diantaranya mengatur parkir berlangganan.

Banyak warga Nganjuk yang sebenarnya sudah berlangganan parkir yang pembayarannya bersamaan membayar pajak kendaraan bermotor. Dengan menjadi pelanggan parkir berlangganan, maka warga Nganjuk tidak lagi memberi uang parkir kepada jukir.

Tetapi praktik di lapangan, masih ada jukir yang terkesan ngawur yaitu tetap menarik uang parkir kepada pemilik kendaraan.

Salah satu warga Nganjuk, Ninik mengatakan, setiap parkir kendaraan roda dua di Jalan Ahmad Yani Nganjuk ia tetap dipungut biaya parkir. Biaya parkir yang diminta jukir itu besarannya tidak pasti.

"Biasanya kami bayar Rp 2.000, tetapi kalau kalau tidak bayar parkir biasanya jukir menunjukkan wajah kecewa," kata Ninik.

Dikatakan Ninik, sebenarnya ketika membayar pajak kendaraan bermotor sudah termasuk biaya parkir berlangganan. Biaya parkir berlangganan tersebut tidak bisa dihindari karena langsung dimasukkan tagihan tambahan pembayaran dari biaya pajak.

"Tetapi herannya seolah biaya parkir berlangganan itu tidak berlaku meski telah kami bayar setiap tahun. Karena setiap parkir di mana saja di Kota Nganjuk, saya masih saja ditarik biaya parkir lagi," ucap Ninik.

Sedangkan sesuai Perda nomor 3 tahun 2011, biaya parkir berlangganan untuk sepeda motor sebesar Rp 15.000 per tahun, kendaraan roda empat hingga kendaraan besar Rp 20.000 – Rp 25.000 per tahun.

San mengacu pada Perda 3/2011, ada dua hal yang diatur dalam retribusi parkir, yakni parkir berlangganan dan parkir konvensional.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved