Breaking News:

Berita Blitar

Ibadah Haji Batal Lagi, Penjual Perlengkapan Haji di Kota Blitar Pilih Tumpuk Stok di Gudang

Barang yang digunakan untuk oleh-oleh tidak semua dari Mekkah. Sebagian beli di toko perlengkapan haji lokal.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/samsul hadi
Dwi Prasetyono melihat stok perlengkapan haji yang menumpuk di gudang lantai dua tokonya di Jl Bali, Kota Blitar, Selasa (8/6/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Selain omzet turun, sampai sekarang stok perlengkapan haji masih menumpuk di Toko Zaidan, Kota Blitar, milik Dwi Prasetyono.

Stok perlengkapan haji yang disiapkan Dwi sejak 2019 itu belum terjual dampak pembatalan penyelenggaraan haji selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

"Padahal, sebelum pandemi saya menyiapkan stok kebutuhan haji dua kali lipat dari biasanya. Karena saya melihat antusias orang pergi haji tinggi. Sampai sekarang stok tidak terjual dampak pembatalan penyelenggaran haji," kata Dwi, Selasa (8/6/2021).

Stok perlengkapan haji disimpan di gudang lantai dua toko milik Dwi di Jl Bali, Kota Blitar.

Sejumlah barang perlengkapan haji seperti kaus dalam, topi, sabuk, sandal, sajadah, dan mukena, terlihat menumpuk di rak gudang lantai dua toko Dwi.

Dwi mengatakan selain perlengkapan haji, tokonya juga menyediakan oleh-oleh haji.

Baca juga: Menkes dan Kepala BNPB Tinjau Lonjakan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan

Baca juga: Sambang Kampung RT 2 RW 8 Medokan Ayu Surabaya, Ubah Hutan Kampung Jadi Wisata Edukasi

Baca juga: Dampak Pembatalan Ibadah Haji, Omzet Penjual Perlengkapan Haji dan Umroh Kota Blitar Turun

Biasanya, orang yang baru pulang haji memberikan oleh-oleh untuk tamu yang berkunjung ke rumah.

Barang yang digunakan untuk oleh-oleh tidak semua dari Mekkah. Sebagian beli di toko perlengkapan haji lokal.

"Para haji memberikan oleh-oleh untuk tamu, biasanya sebagian barangnya dari lokal. Contohnya sajadah, sarung, mukena, dan jilbab, itu paling banyak digunakan untuk oleh-oleh orang pulang haji," ujarnya.

Dwi berharap pandemi Covid-19 cepat berakhir dan penyelenggaraan ibadah haji bisa dilaksanakan kembali.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved