Sabtu, 11 April 2026

Berita Bondowoso

Belasan Orang di Bondowoso Positif Covid-19 dari Klaster Hajatan

Hasil pemeriksaan tes swab PCR, belasan warga Bondowoso positif Covid-19. Penyebaran Covid-19 ini terjadi disebabkan longgarnya protokol kesehatan

Surabaya.Tribunnews.com/Danendra Kusumawardana
Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Mohammad Imron (kanan) menyampaikan adanya klaster baru hajatan dalam konfrensi pers secara daring, Selasa (8/6/2021). 

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | BONDOWOSO - Acara hajatan yang digelar di Dusun Pal Sembilan, Desa Bendelan, Kecamatan Binakal, Bondowoso memicu munculnya klaster baru Covid-19.

Hasil pemeriksaan tes swab PCR, belasan warga Bondowoso positif Covid-19. Penyebaran Covid-19 ini terjadi disebabkan longgarnya protokol kesehatan saat kegiatan berlangsung.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Mohammad Imron mengatakan pertama kali ditemukannya kasus tersebut, bermula tatkala ada keluarga pelaksana hajatan yang sakit dengan gejala batuk dan pilek. Usai diperiksa, hasil tes swab PCR positif Covid-19.

Tanpa menunggu lama, Satgas Covid-19 Bondowoso melakukan tindakan tracing, tracking, dan testing (3T) kepada warga lain yang menghadiri acara hajatan. Beberapa warga pun dinyatakan positif Covid-19.

Rinciannya, 13 orang merupakan warga Dusun Pal Sembilan. Sedang 1 orang lain warga Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal.

"Lima orang terkonfirmasi Covid-19 merupakan tuan rumah yang menggelar hajatan. Selebihnya hasil 3T Satgas Covid-19. Peningkatan kasus di Binakal ini merupakan klaster dari kegiatan masyarakat, yakni hajatan," katanya, Selasa (8/6).

Ia menyebut, titik kasusnya memang ditemukan di tempat tuan rumah yang sedang melakukan hajatan. Kendati begitu, pihaknya belum dapat memastikan asal-usul penyebab terjadinya penyebaran Covid-19 di acara hajatan.

"Mobilitas pasien sebelum hajatan berlangsung tak diketahui pasti apakah pernah singgah di daerah dengan kasus Covid-19 tinggi atau tidak. Tetapi yang jelas faktornya abai protokol kesehatan," jelasnya.

Ia menyatakan, saat ini 4 orang dirawat di RS karena kondisinya parah. Sementara sisanya masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

"Rt 3 di Dusun Pal Sembilan itu masuk zona merah. Pasalnya, dalam satu RT ada penghuni di 9 rumah positif Covid-19," urainya.

Namun demikian, pihaknya meminta masyarakat tidak terlalu khawatir. Bertambahnya kasus Covid-19 ini harus ditangani bersama.

"Kamibberharap, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 atau 5M (Mencuci tangan, Menjaga jarak, Memakai Masker, Mengurangi mobilitas, dan Menghindari kerumunan)," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved