Breaking News:

Berita Kediri

Jumlah Penumpang KA Kembali Naik, Daop 7 Madiun Tetap Syaratkan Rapid Test Antigen

Peningkatan animo masyarakat pada tiga bulan terakhir bisa dilihat dari jumlah penumpang di wilayah Daop 7 Madiun.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya/didik mashudi
Para calon penumpang menunggu kedatangan KA di Stasiun Kota Kediri. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta (Gapeka) yang baru. Namun ada tiga KA keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun tujuan Jakarta, yang jarang beroperasi dikarenakan minimnya minat masyarakat.

Tiga KA tersebut adalah KA Bangunkarta relasi Jombang – Pasar Senen PP, KA Singasari serta KA Brantas relasi Blitar – Pasar Senen PP.

Sejak pemerintah mengizinkan tes Genose C-19 sebagai syarat menggunakan transportasi KA dan dibukanya pelayanan tes Genose C-19 di stasiun yang ada di wilayah Daop 7, pelahan jumlah penumpang KA kembali meningkat.

“Tiga bulan terakhir, trend penumpang KA kembali meningkat. Untuk memenuhi animo masyarakat tersebut, mulai Sabtu (5/6) lalu KA Bangunkarta, KA Singasari dan KA Brantas beroprasi setiap hari selama Juni ini,” ungkap Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko Senin (7/6/2021).

Sebelumnya ketiga KA tersebut hanya dijalankan saat libur akhir pekan atau long weekend, karena masyarakat masih membatasi kegiatan bepergian dengan transportasi umum.

Peningkatan animo masyarakat pada tiga bulan terakhir bisa dilihat dari jumlah penumpang di wilayah Daop 7 Madiun. Pada Maret jumlah penumpang mencapai 124.952, April sebanyak 139.770, dan Mei sejumlah 153.216.

“Sementara operasional setiap hari ketiga KA tersebut baru selama Juni. Bila minat masyarakat tetap tinggi, tidak menutup kemungkinan akan diberlakukan seterusnya,” jelas Ixfan.

Selain ketiga KA jurusan Jakarta, terdapat satu KA keberangkatan Daop 7 Madiun dengan relasi Blitar – Kiaracondong Bandung, yaitu KA Kahuripan yang berjalan setiap hari.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, KAI Daop 7 Madiun juga telah menyediakan 6 stasiun yang melayani rapid test antigen dengan harga Rp 85.000 yaitu Stasiun Madiun, Kertosono, Jombang, Kediri, Tulungagung dan Blitar.

Sedangkan 7 stasiun yang melayani tes Genose C-19 dengan harga Rp 30.000, antara lain Stasiun Madiun, Nganjuk, Jombang, Kediri, Tulungagung dan Blitar. KAI tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam operasional KA.

Seperti mensyaratkan surat keterangan bebas Covid-19 yang ditunjukan dengan hasil negatif tes Genose yang berlaku 1x24 jam atau rapid test antigen yang berlaku 3x24 jam dari satu jam pengambilan sampel.

Selain itu pelanggan juga masih wajib memakai masker, suhu tidak melebihi 37,3 derajat, serta dalam kondisi sehat (tidak demam, batuk, flu, dan sesak nafas) selama perjalanan.

“Tiket KA Bangunkarta, Singasari, Brantas, serta beberapa KA lainnya keberangkatan hingga akhir Juni sudah bisa dipesan. Masyarakat bisa melakukan pemesanan melalui aplikasi KAI Access maupun channel yang lain,” tutup Ixfan. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved