Breaking News:

Berita Surabaya

Cegah Surabaya 'Kesusupan' Covid-19 dari Madura, Gerbang Suramadu Disekat Selama Selama 12 Hari

Penyekatan ini dilakukan untuk memastikan setiap pengendara yang masuk ke Kota Surabaya sudah negatif Covid-19.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Deddy Humana
surya/bobby koloway
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memimpin kegiatan penyekatan gerbang Suramadu sisi Surabaya, Senin (7/6/2021). 

Namun demikian, Cak Eri menyebut, apabila dalam pelaksanannya nanti ditemukan kendaraan yang melintas di Jembatan Suramadu sisi Surabaya tidak dilengkapi stiker, maka otomatis petugas akan menghentikan dan dilakukan rapid test antigen.

"Kalau motor atau mobil tidak ada tandanya (stiker) yang kita sepakati, maka ketika masuk ke Surabaya kita hentikan untuk rapid test antigen. Alhamdulillah matur nuwun (terima kasih) kepada Ibu Gubernur Jatim karena ada pembagian tugas di Bangkalan dan Surabaya," tuturnya.

Sementara Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum dalam laporannya menyampaikan, selain di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya, upaya untuk menekan laju penyebaran Covid-19 juga dilakukannya di Dermaga Ujung, Pelabuhan Tanjung Perak.

"Kami sudah melakukan peninjauan bersama Wali Kota Surabaya di Dermaga Ujung. Itu adalah salah satu (pelabuhan) penyeberangan masyarakat, dari (Pelabuhan) Kamal Madura ke Surabaya," kata Ganis.

Pihaknya menyatakan telah berkoordinasi dengan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT ASDP). Salah satu koordinasi yang dilakukan adalah meminta pihak PT ASDP agar tidak melayani penumpang yang tidak dilengkapi surat hasil rapid antigen atau PCR negatif Covid-19.

"Kami sudah berkoordinasi dengan PT ASDP, kami mohon untuk tidak melayani penumpang yang tidak memiliki surat rapid test antigen atau PCR," tandasnya. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved