Breaking News:

Berita Lamongan

Awas Hajatan! Klaster Sidodowo Lamongan Meluas, 12 Reaktif dan 6 Positif di Desa Tetangga

Dari hasil rapid test antigen, ditemukan sebanyak 12 orang reaktif dan 6 orang positif. Keenam orang itu pun akan segera diswab test PCR.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi melakukan kunjungan ke Desa Sidodowo, Kecamatan Modo yang masih melaksanakan penutupan terbatas akibat adanya klaster penularan Covid-19, Senin (7/6/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Hajatan di belakangan menjadi kegiatan yang terkesan membahayakan di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga usai. Adanya klaster hajatan yang menimpa 41 orang warga Desa Sidodowo, Kecamatan Modo Lamongan ternyata makin 'dowo' alias berbuntut panjang, karena ditemukan warga dari desa tetangga yang reaktif dan terkonfirmasi positif, Senin (7/6/2021).

Penyebaran Covid-19 tersebut ditemukan di Desa Jatipayak yang bersebelahan dengan Desa Sidowodo. Dari hasil rapid test antigen, ditemukan sebanyak 12 orang reaktif dan 6 orang positif. Keenam orang itu pun akan segera diswab test PCR.

Tidak dijelaskan, apakah temuan penularan itu juga akibat kegiatan hajatan atau karena tertular dari Desa Sidodowo. Tetapi sampai sekarang 10 dusun di Desa Sidodowo masih ditutup alias menjalani lockdown lokal setelah ada 41 orang positif.

Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana menegaskan, pihaknya akan melakukan pengetatan di berbagai kegiatan masyarakat. Salah satu pengetatan tersebut dilakukan pada klegiatan hajatan. "Kegiatan hajatan akan diperketat kembali," kata Miko saat rapat terbatas bersama Bupati Lamongan dan Dandim 0812 Lamongan di Ruang Kerja Bupati sebelum keberangkatannya ke Sidodowo, Senin (7/6/2021).

Saat ini, kata Miko, Satgas Covid-19 gabungan antara TNI, Polri, dan Satpol PP telah dikerahkan di Kecamatan Modo. Tercatat, sebanyak 225 anggota mendampingi tenaga kesehatan yang ditugaskan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan kepada masyarakat sekitar.

"Kami mengharapkan masyarakat agar tidak panik karena yang terpenting adalah kita bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sehingga semuanya dapat berjalan normal seperti biasanya," ungkap Miko.

Miko mengimbau masyarakat Desa Sidodowo agar menjadikan ini sebagai pengalaman. Setelah kejadian ini, diharapkan masyarakat sadar akan pentingnya mematuhi prokes.

Terkait kendala yang dihadapi masyarakat terkait keperluan sehari-hari, kapolres meminta segera berkoordinasi dengan polsek maupun koramil. Petugas kepolisian dan TNI akan berusaha untuk membantu sesuai kemampuan.

"Bagi warga yang sehat hendaknya memberikan motivasi kepada yang sakit agar lekas sembuh. Untuk kebutuhan masker, agar segera didata sehingga bisa didrop masker," katanya.

Sementara Dandim 0812 Lamongan, Letkol Infantri Sidik Wiyono menambahkan, Selasa (8/6/2021), pihaknya akan mengumpulkan camat dan Kkades di setiap wilayah untuk mengingatkan kembali bahwa Covid-19 masih ada. Hal ini, kata Sidik, dilakukan sehingga tidak ada lagi klaster Sidodowo yang lain di Lamongan.

"Satgas Covid -19 juga menyediakan bahan pokok bagi mereka yang diisolasi. Bed Occupancy Ratio (BOR) atau ketersediaan tempat tidur juga masih di angka 21 persen. Artinya masih bisa menampung pasien," ungkap Sidik.

Ketua Satgas COvid-19 Lamongan yang juga Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi juga menginstruksikan jajarannya untuk bekerja cepat menangani klaster hajatan Lamongan ini. Yuhronur juga berkunjung ke Desa Sidodowo sekaligus menyerahkan bantuan paket sembako.

Dan Selasa (8/6/2021), bupati akan memasok bantuan obat-obatan. " Ada juga 6 unit ambulans yang akan berkeliling di dua desa, Sidodowo dan Jatipayak, " papar Yuhronur.

Seperti diketahui, penularan Covid-19 terjadi di Desa Sidodowo diduga terjadi setelah warga mengikuti acara hajatan pengantin. "Warga diketahui positif setelah 3 hari acara hajatan pengantin. Ada dua hajatan, yaitu di Bojonegoro dan Sidoarjo," tambah Kabid Kesmas Dinkes Lamongan, Abdullah Wasian. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved