Breaking News:

Berita Blitar

Terperosok ke Sumur Sedalam 15 Meter, Warga Blitar Gegerkan Satu Kampung; 3 Jam Berendam Kedinginan

warga terjebak di dalam sumur sedalam 15 meter, dan terlihat menggigil kedinginan saat kakinya berendam di air.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
surya/imam taufiq
Proses evakuasi warga dari sumur oleh petugas pemadam kebakaran di Dusun Gulungan, Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Sabtu (5/6/2021) malam. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Ketenangan di Dusun Gulungan, Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Sabtu (5/6/2021) malam, mendadak dipecahkan suara teriakan minta tolong dari sebuah sumur di halaman salah satu warga.

Setelah ditemukan, ternyata ada seorang warga terjebak di dalam sumur sedalam 15 meter, dan terlihat menggigil kedinginan saat kakinya berendam di air.

Meski kondisi sumur sedang surut dan ketinggian air tinggal 40 centimeter, namun M Sofyan (26), warga yang terjebak dalam sumur itu tetap kedinginan. Apalagi ia ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB.

Karuan kejadian malam itu langsung membuat gempar warga, untuk beramai-ramai berusaha menolongnya. Namun usaha warga tak membuahkan. Mulai melempar tali ke dalam sumur, sampai menurunkan tangga agar bisa dipakai naik.

Namun karena kedalaman sumurnya 15 meter sehingga tidak ada tangga sepanjang itu. "Berbagai cara malam itu sudah dilakukan warga namun belum bisa menolong korban dari dasar sumur," kata Kapolsek Kademangan, AKP Suyatno, Minggu (6/6/2021).

Akhirnya, menurut Suyatno, karena kasihan kepada korban yang terus merintih kesakitan, ia menghubungi pemadam kebakaran. "Dengan peralatan yang dimiliki petugas pemadam kebakaran, termasuk tangga yang panjang, korban berhasil dievakuasi. Itu pun selang tiga jam setelah korban terjebak di dalam sumur. Atau sekitar pukul 23.00 WIB, korban bisa dievakuasi," paparnya.

Selanjutnya, malam itu korban langsung dilarikan ke RSUD Ngudi Wauya dan hingga siang ini masih menjalani perawatan. Korban diduga mengalami luka parah tulang karena yang dikeluhkan pada bagian pinggang belakang. Mungkin ia terbentur batu saat terjatuh dari atas sumur.

"Korban belum bisa ditanya karena saat dibawa ke rumah sakit, ia terus merintih kesakitan di tulang belakangnya. Tepatnya di pinggangnya," paparnya.

Ditambahkannya, tak ada yang tahu pasti pukul berapa korban itu terjatuh. Termasuk, belum ada yang tahu penyebabnya namun diperkirakan korban tersandung lalu terjebur. Sebab, meski sumur itu ada pengamannya namun tinggi pasangan batu bata yang melingkar dari tanah hanya sekitar 45 cm sehingga rawan orang tercebur.

Kejadian itu diketahui sekitar pukul 20.45 WIB setelah korban berteriak-teriak minta tolong. Namun karena sudah malam maka kondisinya sepi sehingga tak mudah didengar teriakan korban. "Untungnya malam hari sehingga suara korban sampai ke rumah tetangganya," ujarnya.

Teriakannya didengar oleh suami istri, Saifudin (48) dan Zainab (34). Pasutri itu pun tanggap dan mencari asal suara. "Sempat dicari, kok malam-malam ada orang berteriak minta tolong. Suaranya lirih namun terus terdengar. Sehingga akhirnya ditemukan dari arah sumur," jelasnya.

Begitu ditemukan asal suara dari dasar sumur, Saifudin langsung mengenalinya siapa pria yang terjebak itu. Secepat itu pula, Saifudin meminta bantuan ke sejumlah warga dengan memberi tahu kalau ada orang tercebur sumur.

Seketika situasi desa itu yang asalnya hening, mendadak gempar. Tidak hanya bapak-bapak yang keluar rumah namun ibu-ibu dan anak-anak juga ramai memenuhi rumah korban. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved