Breaking News:

Berita Lamongan

Puji Banyak Desa di Lamongan Berinovasi, Mendes PDTT Minta BUMDes Tidak Jadi Kompetitor UMKM

Karena itu, Halim juga mengingatkan agar BUMDes tidak menjadi kompetitor bagi usaha yang diinisiasi warga sendiri atau UMKM.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar mencoba minuman produksi UMKM Lamongan dalam kunjungan kerjanya di Desa Kendal Kecamatan Sekaran, Senin (5/6/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Geliat berinovasi desa-desa di Kabupaten Lamongan selama di bawah kepemimpinan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menuai apresiasi dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI, Abdul Halim Iskandar.

Halim menjelaskan bahwa nantinya kesejahreraan warga desa merupakan bagian dari upaya pemulihan ekonomi nasional dan mendapat support dariBUMDes (Badan Usaha MIlik Desa) setempat. Karena itu, Halim juga mengingatkan agar BUMDes tidak menjadi kompetitor bagi usaha yang diinisiasi warga sendiri atau UMKM.

"Bila perlu BUMDes harus mengkonsolidasi UMKM, mencarikan pemasaran lebih maksimal, memfasilitasi pelatihan packaging, juga produksi (pelaku UMKM desa)," ungkap Halimdalam kunjungan kerjanya di Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Senin (5/6/2021).

Menurutnya, semua upaya pemulihan ekonomi nasional di level desa dapat dikelola oleh BUMDes. Dan BUMDes merupakan badan usaha yang dibentuk dengan tujuan meningkatkan perekonomian desa serta usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa.

Abdul bersama formasi jajaran yang lengkap itu, mengunjungi salah satu wisata tematik kawasan Bahagia Taman Mahoni Kendal. Ia mengaku kagum melihat inovasi warga di taman wisata tersebut.

"Alhamdulillah saya bersyukur, hari ini bahagia banget. Masuk desa kemudian ada inovasi. Melihat masa depan bangsa ini begitu cerah. Apalagi di situ ada tempat baca dan literasi," puji Halim.

Ia juga mengungkapkan bahwa ada dua hal yang membuatnya tertarik saat mengunjungi Lamongan kali ini. Yaitu sudah ada Wifi di pedesaan itu untuk menunjang interaksi antarwilayah. Sebenarnya tidak begitu mengagetkan tetapi menurutnya itu penting karena 24 jam kehidupan dikendalikan oleh jaringan internet.

"Ada sesuatu yang hilang, yakni interaksi. Dan ini ditemukan di Desa Kendal ini. Ini menurut saya akan menjadi barang langka," ungkap Halim.

Hal menarik kedua, menurutnya, adalah semangat Bupati Yuhronur yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan utama poros desa. "Punya seorang bupati yang memberikan prioritas infrastruktur jalan poros desa, juga menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan yang besar, " ujar Mendes.

Untuk itu ia meminta para kepala desa (kades) agar bisa mengambil peluang saat mempunyai bupati yang sangat perhatian, untuk kesejahteraan warganya. Kalau warga seluruh desa sejahtera, otomatis Kabupaten Lamongan juga akan sejahtera.

Halim juga mengapresiasi kepada 170 desa di Lamongan yang sudah menyelesaikan pendataan desa sebelum tanggal 1 Juni ini.

Sementara Bupati Yuhronur berharap kehadiran Mendes PDTT mampu memberi motivasi, spirit, dan inspirasi bagi Lamongan agar terus mengembangkan ekonomi desa-desa menjadi lebih baik. "Insya Allah akan terus kami kembangkan agar UMKM Lamongan bisa bergairah kembali, dan bisa membangkitkan ekonomi menjadi desa mandiri, " jelas Yuhronur.

Sebelum meninjau lokasi BUMDes Desa Kendal, Abdul didampingi Bupati Yuhronur Efendi dan jajaran Forkopimda melakukan peletakan batu pertama NU Center gedung PC GP Ansor Lamongan di Plosowahyu.

Gedung NU Center ini berdiri di atas tanah wakaf seluas kurang lebih 350 meter persegi, yang direncanakan selesai dibangun dalam waktu 2 tahun. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved