Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

IGD Rumah Sakit Syamrabu Bangkalan Madura Lockdown, Bupati Hentikan Pembelajaran Tatap Muka

kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir direspon tegas oleh Bupati Bangkalan selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id/Ahmad Faisol
Rapat Pesiapan Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi yang digelar di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan pada Kamis (20/5/2021) 

"Penutupan sementara pelayanan di IGD terhitung hari ini hingga tiga hari ke depan, 5-8 Juni 2021 (situasional)," ungkap Wakil Direktur Pelayanan RSUD Syamrabu Bangkalan, dr Farhat Suryaningrat SpKK kepada Surya, Sabtu (5/6/2021) malam.

Dr Farhat menjelaskan, lonjakan kasus Covid-19 dalam seminggu terakhir di Kabupaten Bangkalan sangat signifikan.

Ruang isolasi baru dengan peningkatan kapasitas hingga 90 bed tidak mampu menampung pasien Covid-19.

"Itu pun masih ada antrian di IGD, sekitar 8 orang. Banyak nakes (tenaga kesehatan) kami yang terkonfirmasi, dr radiologi kami hari ini meninggal karena Covid-19," ungkap dr Farhat kepada Surya melalui sambungan seluler, Sabtu (5/6/2021) malam.

Ia menjelaskan, permohonan lockdown sementara ini hanya berlaku untuk Ruang IGD saja. Ketika ada pasien baru Covid-19 akan diarahkan ke luar Bangkalan.

Sedangkan untuk pasien non-Covid-19, pasien reguler, dan pasein rawat jalan masih diterima.

"Bahkan terjadi antrian yang hendak keluar dari kamar jenazah, peningkatannya memang luar biasa. Terutama dari kawasan utara, Arosbaya dan Klampis setelah lebaran,” pungkas dr Farhat.

Data yang dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bangkalan menyebutkan, sejak 25 Mei-3 Juni 2021 tercatat sebanyak 48 orang positif terkonfirmasi dan meninggal dunia karena Covid-19 sebanyak 8 orang.

Update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan hingga Jumat (4/6/2021) menunjukan penambahan 5 orang positif terkonfirmasi. Total pasien psotif di Kabupaten Bangkalan sejumlah 1.750 orang.

Pasien sembuh bertambah 4 orang, total pasien sembuh sejumlah 1.517 orang.

Kecamatan Arosbaya kini kembali zona merah setelah beberapa bilan terakhir Kabupaten Bangkalan terbebas dari zona merah. (edo/ahmad faisol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved