Breaking News:

Berita Blitar

Seperti Ini Kondisi Ibu Pembuang Bayi yang Baru Dilahirkan di Nglegok Kabupaten Blitar

Puskesmas masih menunggu hasil cek darah di laboratorium terhadap kondisi kesehatan bayi.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/samsul hadi
Ruang tempat perawatan ibu pembuang bayi di pekarangan belakang rumah warga Desa Ngoran dirawat di Puskesmas Nglegok, Sabtu (5/6/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Kondisi kesehatan AZ (22), ibu pembuang bayi yang baru dilahirkannya di pekarangan belakang rumah warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, sudah baik.

Puskesmas Nglegok sudah memperbolehkan AZ pulang, Sabtu (5/6/2021).

"Kondisi ibunya baik, tadi kami sarankan sudah bisa pulang hari ini," kata Bidan Puskesmas Nglegok, Ayu Wijayanti.

Ayu mengatakan ibu bayi dibawa polisi ke Puskesmas Nglegok, Jumat (4/6/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kondisi ibu bayi baik saat tiba di Puskesmas Nglegok.

"Saat tiba di Puskesmas kondisinya juga baik. Kami sudah cek tensi dan melakukan observasi apakah ada pendarahan atau tidak, karena pasca melahirkan dan kondisinya tidak apa-apa," ujarnya.

Baca juga: Pembukaan Wisata Ketika Ramai Kabar Potensi Tsunami, Ini Imbauan Disparbud Kabupaten Trenggalek

Baca juga: Makam Peneleh Kota Surabaya Simpan Jenazah Pejabat Hindia Belanda Modern

Baca juga: Wamendag Jerry Sambuaga Kunjungi SRG Jember yang Mangkrak Sejak Tahun 2017

Untuk kondisi bayi, kata Ayu, juga sehat. Tapi, Puskesmas masih menunggu hasil cek darah di laboratorium terhadap kondisi kesehatan bayi.

"Untuk bayinya, masih menunggu hasil cek darah di laboratorium," katanya.

Seperti diketahui, ibu bayi perempuan yang dibuang di pekarangan belakang rumah warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, akhirnya ketemu.

Ibu bayi ternyata orang yang pertama kali menemukan bayi perempuan tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved