Breaking News:

Berita Trenggalek

Pembukaan Wisata Ketika Ramai Kabar Potensi Tsunami, Ini Imbauan Disparbud Kabupaten Trenggalek

Saat itu, santer kabar dan berita soal potensi tsunami di Trenggalek dan wilayah perairan selatan Jawa Timur lainnya.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sunyoto (dua dari kanan) saat bertemu para pelaku jasa wisata di area Teluk Prigi, Kabupaten Trenggalek. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Destinasi wisata di Kabupaten Trenggalek kembali dibuka setelah sempat ditutup total selama hampir sebulan.

Pembukaan tempat wisata kali ini dilakukan ketika berita soal potensi tsunami di wilayah Jawa Timur, termasuk Trenggalek, ramai dibicarakan masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Trenggalek Sunyoto memprakirakan, isu potensi tsunami berpengaruh signifikan terhadap kunjungan ke tempat wisata.

Apalagi, destinasi andalan untuk menggaet para wisatawan ke Trenggalek adalah pantai.

"Sudah berapa kali ada isu potensi tsunami di Trenggalek. Dan setiap kali ramai soal isu tersebut, kunjungan ke tempat wisata pasti berpengaruh," kata Sunyoto, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Makam Peneleh Kota Surabaya Simpan Jenazah Pejabat Hindia Belanda Modern

Baca juga: Wamendag Jerry Sambuaga Kunjungi SRG Jember yang Mangkrak Sejak Tahun 2017

Ia mengingat, isu potensi tsunami sebelumnya terjadi pada akhir 2020.

Saat itu, santer kabar dan berita soal potensi tsunami di Trenggalek dan wilayah perairan selatan Jawa Timur lainnya.

"Waktu awal-awal kabar, pengaruhnya cukup signifikan. Tapi setelah beberapa pekan, pengunjung telah kembali normal," sambung dia.

Meski demikian, Sunyoto meminta para pelaku jasa dan usaha pariwisata untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

"Hari ini kami menemui para pengelola tempat wisata di wilayah Teluk Prigi. Kami minta agar semuanya tetap waspada," tuturnya.

Mereka juga harus memahami soal mitigasi bencana dan memperbarui kabar informasi dari berbagai sumber.

"Kami juga meminta agar mereka memperhatikan dan memahami petunjuk dan papan informasi terkait mitigasi bencana pada destinasi wisata," terangnya.

Terakhir, pihaknya juga meminta pera pengelola destinasi wisata agar mengerti apa yang harus dilakukan dan dihindari, juga tahu cara menyelamatkan diri jika muncul bencana.

BACA BERITA TRENGGALEK LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved