Breaking News:

Berita Malang Raya

Keberangkatan Haji Tahun 2021 Dibatalkan, Antrean CJH Kota Malang Makin Panjang dan Lama

Tidak adanya keberangkatan haji tahun ini akan semakin memperpanjang durasi antrean pemberangkatan haji.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/nurika anisa
Foto Ilustrasi, pemeriksaan Calon Jemaah Haji (CJH) sebelum diberangkatkan ke Bandara Juanda menuju Jeddah, sebelum pandemi covid-19 beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Pemerintah melalui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah mengumumkan secara resmi, tidak ada keberangkatan haji tahun 2021.

Dengan adanya pengumuman tersebut, tentu membuat 962 CJH (Calon Jemaah Haji) asal Kota Malang harus menerima kenyataan tidak bisa berangkat haji.

Kasi Penyelenggara Haji Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Amsiyono mengatakan, tidak adanya keberangkatan haji tahun ini akan semakin memperpanjang durasi antrean pemberangkatan haji.

Bila mendaftar haji tahun ini dengan asumsi tahun depan ada pelaksanaan haji, maka pendaftar haji tahun ini baru bisa berangkat pada tahun 2053.

"Untuk CJH yang rencananya berangkat tahun ini, sudah mengantre sejak tahun 2011. Kalau daftar porsi haji baru tahun ini, berangkatnya tahun 2053," ujarnya, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Terungkap, Sosok Pembuang Bayi di Pekarangan Belakang Rumah Warga Nglegok Kabupaten Blitar

Baca juga: Keinginan Mulia dr Agus Harianto Sebelum Meninggal, Dirut RSUD dr Soetomo: Beliau Sangat Berjasa

Baca juga: Almarhum dr Agus Harianto SpA (K) Berencana Tangani 2 Pasien Kembar Siam di RSUD Dr Soetomo

Dirinya juga memahami kekhawatiran CJH bila terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti meninggal dunia sebelum bisa melaksanakan haji.

Menurutnya bila CJH meninggal dunia, bisa digantikan empat kelompok yang termasuk dalam kriteria ahli waris.

Tidak seperti tahun 2019 dan tahun sebelumnya, yang hanya ada opsi pengembalian dana haji atau refund.

"Yang pertama, bisa diganti dengan suami atau istri. Kalau suaminya meninggal bisa diganti istri. Kemudian yang kedua, bapak atau ibunya yang bisa menggantikan. Kemudian yang ketiga, anak kandung bisa menggantikan. Yang keempat saudara kandung, itu juga bisa menggantikan," pungkasnya.

BACA BERITA MALANG RAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved