Breaking News:

Berita Surabaya

Baru 23,5 Persen Lansia Jatim Divaksin Covid-19, Gubernur Perintahkan Jajarannya Jemput Bola

Dengan rincian vaksinasi dosis pertama untuk lansia di Jatim telah tersalurkan 600.930 dosis dengan persentase 23,55 persen.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
surya/fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemprov Jatim menargetkan bahwa sampai akhir Juni 2021 ini semua warga lanjut usia (lansia) di Jatim harus sudah mendapatkan vaksinasi pencegahan Covid-19. Percepatan vaksinasi untuk kaum lansia itu pun akan dilakukan, karena sampai sejauh ini jumlah sasaran belum maksimal.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa progress vaksinasi untuk lansia di Jatim masih 23,27 persen, dari total target sasaran 2.551.433 orang.

Dengan rincian vaksinasi dosis pertama untuk lansia di Jatim telah tersalurkan 600.930 dosis dengan persentase 23,55 persen. Sedangkan untuk vaksinasi dosis kedua telah tersalurkan 271.331 dosis dengan persentase 10,63 persen.

Karena masih cukup jauh dari target, Khofifah memerintahkan kepada jajarannya untuk jemput bola dan memperluas sosialisasi kepada masyarakat serta turun langsung ke daerah. Ia juga meminta agar ada upaya pendekatan dan pendampingan untuk meyakinkan agar tidak ada kehawatiran.

"Kalau bisa berbagi tugas dengan ASN, toga dan tomas untuk jemput bola. Diikuti sosialisasi lebih masif secara langsung melalui berbagai media dengan mendatangi titik-titik tertentu atau diselenggarakan terpusat di satu tempat," kata Khofifah, Jumat (4/6/2021), .

Lebih lanjut, orang nomor satu di Jatim ini mencontohkan, pendekatan yang bisa dilakukan adalah melalui para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang telah melakukan vaksinasi. Hal ini sebagai upaya untuk memberi rasa yakin dan aman terhadap vaksin dan kehawatiran efek yang ditimbulkan setelah vaksin.

Selain itu, gubernur perempuan pertama di Jatim itu mengingatkan bahwa masih banyak ulama dan pengasuh pondok pesantren yang belum mendapatkan vaksin covid-19. Karena itu, ia mengimbau seluruh pihak bekerjasama dan memastikan kesiapan vaksinator serta stock vaksin aman di setiap daerah.

"Tenaga kesehatan, TNI-Polri harus bekerja sama untuk percepatan vaksinasi lansia. Dinkes Jatim juga harus memastikan Dinkes Kab/Kota siap. Pastikan juga para vaksinatornya siap dan stock vaksin di kabupaten kota aman," imbuhnya. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved