Breaking News:

Berita Malang Raya

962 Calon Jemaah Haji di Kota Malang Gagal Berangkat ke Tanah Suci Tahun 2021

Sebanyak 962 calon jemaah haji (CJH) Kota Malang gagal berangkat untuk menunaikan ibadah haji tahun 2021.

surya/ahmad zaimul haq
Foto Ilustrasi, petugas menyiapkan paspor dan visa jamaah calon haji (JCH) di gedung Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Sukolilo, Surabaya, jelang keberangkatan haji tahun 2018 silam. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Sebanyak 962 calon jemaah haji (CJH) Kota Malang gagal berangkat untuk menunaikan ibadah haji tahun 2021.

Hal ini setelah pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk membatalkan keberangkatan jemaah Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji di tahun ini.

Kejadian batalnya pemberangkatan haji sudah terjadi dua kali, setelah sebelumnya di tahun 2020 lalu gagal untuk berangkat karena masih pandemi Covid-19.

Kasi Haji Kemenag Kota Malang, Amsiyono menyampaikan, keputusan yang telah dilakukan pemerintah merupakan keputusan yang bijaksana.

Hal tersebut berdasarkan pertimbangan yang matang, karena masih dalam pandemi Covid-19.

"Dilihat dari pandemi yang belum merenda. Ini merupakan keputusan yang bijaksana. Tentu saja keputusan ini telah dipikirkan matang-matang oleh pemerintah," ucapnya, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Pengusaha Tahu dan Tempe Kota Blitar Terseok-seok Pertahankan Produksi di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Evan Dimas Jadi Pemain Terbaik Timnas Indonesia vs Thailand Sampaikan Pesan Penting Lawan Vietnam

Amsiyono mengatakan, keputusan yang dibuat tersebut merupakan bukti pemerintah peduli terhadap rakyatnya.

Meskipun nanti dipaksakan, ibadah haji di saat pandemi covid-19 kata dia juga tidak bebas.

Karena harus ada pembatasan-pembatasan yang diterapkan selama pelaksanaan ibadah haji.

"Eman-eman kalau nanti ibadah kita gak bisa bebas. Saya kira keputusan ini bagus baik dan terukur. Ini bukti Pemerintah bisa mengayomi dan melindungi masyarakatnya agar tidak terkena Covid-19," ucapnya.

Bagi para calon jamaah haji yang tidak jadi berangkat di tahun ini, nantinya akan diberangkatkan di tahun 2022 mendatang.

Sejauh ini, Kemenag Kota Malang juga tidak mendapatkan informasi terkait dengan calon jamaah haji yang mengundurkan diri.

Pihaknya intens melakukan koordinasi dengan KBIH, agar terus melakukan komunikasi dengan para calon jemaah haji.

"Begitu juga bagi para calon jamaah haji yang pelunasannya tidak diambil, segala resiko biayanya nanti akan ditanggung. Tapi tidak bagi yang sudah diambil, nanti harus melakukan pelunasan apabila ada kenaikan biaya," tandasnya. (Rifky Edgar)

BACA BERITA MALANG RAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved