SPM Pelayaran Nekat Gelar Wisuda, Polisi Datang, Langsung Bubar
Sekolah Pelayaran Menengah (SPM) Purwokerto nekat menggelar wisuda di Hotel Grand Karlita Purwokerto
SURYA.co.id I PURWOKERTO - Di tengah masa pandemi Covid-19, Sekolah Pelayaran Menengah (SPM) Purwokerto nekat menggelar wisuda di Hotel Grand Karlita Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (3/6/2021).
Namun acara itu kemudian dibubarkan polisi. Menurut Kasat Rekskrim Polresta Banyumas Kompol Berry, polisi terpaksa membubarkan karena acara tersebut tidak mengantongi izin.
"Ada kegiatan wisuda di Grand Karlita, setelah dicek oleh Satgas Covid-19 ternyata kegiatan tersebut tidak berizin, sehingga kami bubarkan," kata Berry kepada wartawan, Kamis.
Berry mengatakan, kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 700 orang. "Berdasarkan data yang ada, total wisudawan 173 undangan dengan pendamping masing-masing satu orang per wisudawan yang masuk dalam ruangan," ujar Berry.
Selain itu, terdapat banyak keluarga wisudawan yamg menunggu di lobi dan area parkir hotel. "Namun kita tidak bisa mendeteksi jumlah yang di lobi dan tempat parkir, perkiraan yang hadir 700 orang," kata Berry.
Sebelumnya, polisi membubarkan kegiatan outbond puluhan pegawai PPS Cilacap di BAF, Kabupaten Banyumas, Sabtu (29/5/2021).
Pertama, kegiatan tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan. Selain itu, pembubaran itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru yang terdeteksi pada anak buah kapal (ABK) asal Filipina di Cilacap.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Bubarkan Acara Wisuda Sekolah Pelayaran yang Dihadiri 700 Orang di Purwokerto"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/wisuda-dibubarkan.jpg)