Breaking News:

Sosok Syahril Terpidana Pencabulan yang Main Facebook dari Bui: Eks Pengurus Gereja, Korban 23 Bocah

Inilah sosok Syahril Parlindungan Marbun, terpidana kasus pencabulan yang ketahuan main Facebook di dalam penjara.

Editor: Musahadah
Tribunnews.com
Ilustrasi Pencabulan Terhadap Anak. Terbaru, seorang terpidana pencabulan leluasan main Facebook dari penjara. 

SURYA.CO.ID - Inilah sosok Syahril Parlindungan Marbun, terpidana kasus pencabulan yang ketahuan main Facebook di dalam penjara. 

Mantan pengurus gereja di Depok yang divonis 15 tahun penjara karena mencabuli 23 bocah bimbingannya ini mengakses Facebook dari ponsel. 

Kabar ini langsung menyebar hingga akhirnya ditangapi Kepala Pengamanan Rutan Cilodong tempat Syahril dibui, Numan Fauzi.

Fauzi berujar, usai mendengar kabar bahwa Syahril menggunakan ponsel dan mengakses Facebook dari dalam sel, pihaknya langsung melakukan sidak dan memeriksa yang bersangkutan.

"Informasi setelah pendalaman dari kami, dia dapat dari napi yang sudah bebas," kata dia kepada Kompas.com, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Mayat Wanita Kepala Terpisah dari Badan, Pelaku Mutilasi di Banjarmasin Bakar Korban, Ini Faktanya

Fauzi menyebut, pihak rutan kerap melakukan sosialisasi terhadap para warga binaan mengenai hal-hal yang boleh dan tidak dilakukan, beserta konsekuensinya.

"Kami sudah melakukan langkah-langkah yang seharusnya dilaksanakan, seperti sidak 2 kali dalam seminggu, lalu kami sudah siapkan sarana komunikasi. Tapi ternyata tetap saja penyimpangan itu terjadi," jelasnya.

Kuasa hukum korban-korban Syahril, Azas Tigor Nainggolan, mencurigai alasan tersebut.

Menurut dia, tidak mungkin pihak rutan tidak mengetahui hal itu. Ia meminta agar Kemenkumham turun tangan melakukan investigasi terhadap sistem pengawasan di Rutan Cilodong.

"Saya paham. Bisa saja orang rutan yang main, orang itu alat komunikasi kok, kan terang-terangan. Pasti tahu mereka, tidak mungkin tidak tahu, tidak mungkin," sebut Tigor ketika dihubungi Kompas.com, Kamis.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved