Breaking News:

Berita Banyuwangi

Saat Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani Dapat Surprise dari Pelukis Difabel

Lukman mengaku butuh waktu empat hari untuk merampungkan lukisannya tersebut. Tak kurang dari 7 jam ia habiskan di depan kanvas.

Foto Istimewa Humas Pemkab Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendapat kejutan dari seorang pelukis difabel. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Di tengah-tengah aktivitas Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh, Rabu (2/6/2021), Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendapat kejutan dari seorang pelukis difabel.

Ia menyerahkan lukisan wajah bupati perempuan itu yang merupakan hasil karyanya sendiri.

"Saat saya mendengar ibu mau ke desa kami, saya langsung membuat lukisan ini," ungkap sang pelukis, Lukman Hakim, sembari menyerahkan lukisan cat minyak bergambar Bupati Ipuk mengenakan pakaian dinas resmi untuk upacara besar.

Lukman mengaku butuh waktu empat hari untuk merampungkan lukisannya tersebut. Tak kurang dari 7 jam ia habiskan di depan kanvas.

"Saya lembur. Mulai jam 2 malam sampai jam 9 pagi. Begitu terus selama 4 hari," aku lelaki berusia 29 tahun itu.

Lukman merupakan pelukis difabel yang cukup dikenal.

Tak seperti pelukis pada umumnya yang menggunakan tangan, ia justru menggunakan kakinya.

Keterbatasan pada tangannya tak membuat bakat seninya surut.

"Sejak kecil saya sudah senang menggambar. Hobi itu saya terus asah secara otodidak," ungkapnya.

Baca juga: Remaja 16 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Kabupaten Kediri, Diduga Tak Konsentrasi Mengemudi

Baca juga: Kampanye Bike to Work saat Hari Sepeda Sedunia 3 Juni 2021 di Kabupaten Jember

Baca juga: Puluhan Burung Laut Dilepas di Kabupaten Gresik, Tiga Desa Ditetapkan Menjadi KEE

Dari hobinya tersebut, Lukman sejak 2013, telah menjadi pelukis profesional.

Halaman
123
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved