Breaking News:

Regional

Pamit Beli Susu Anak, Layani Pria di Losmen Minta Tambahan Uang Wanita Ini Dimutilasi Lalu Dibakar

Ketika mengeksekusi korban, tersangka hanya butuh waktu kurang lebih 3 menit. Mulai memenggal kepala RM menggunakan pisau yang sudah biasa dibawa.

Banjarmasin.co.id
banjarmasinpost.co.id/apunk Rumah lokasi ditemukannya korban perempuan dimutilasi di Banjarmasin, Rabu (2/6/2021). 

Lucuti Pakaian RM

Setelah memenggal kepala korban, HP berupaya menghilangkan barang bukti dengan cRa melucuti pakaian RM.

Kapolsek Banjarmasin Barat, AKP Faizal R saat ditemui terpisah, usai mengeksekusi korban, pelaku sempat kebingungan.

Ia menggotong badan serta kepala korban ke dalam WC di rumah kosong. 

“Makanya di dalam WC juga banyak kami temui ceceran darah. Kemudian muncul idenya untuk membakar tubuh korban guna menghilangkan jejak,” ujar kapolsek.

HP kemudian keluar untuk membeli bensin, namun tidak menemukan pedagang bensin. Hanya menemukan pedagang solar.

Setelah kembali ke rumah kosong, pelaku menggotong tubuh korban dengan menggunakan gorden untuk dibawa ke luar rumah.

Solar yang dibeli disiramkan pelaku ke tubuh korban.

Pelaku sempat mencari kepala korban yang di lemparnya untuk turut dibakar, namun tidak ketemu.

“Jadi badannya dulu dibawa keluar baru kepalanya. Tapi kepalanya sempat dilempar, makanya ditemukan terpisah. Sesudah mencoba membakar tubuh korban, pelaku melarikan diri. Karena solar titik bakarnya rendah api lambat membesar hingga kejadian ini diketahui warga,” kata AKP Faizal R.

Teriakan Minta Tolong

Warga setempat, Indra Kurniawan orang pertama menemukan mayat berjenis kelamin perempuan dengan kondisi kepala terputus tersebut.

Indra yang mendatangi lokasi sekitar pukul 06.00 Wita, mengaku awalnya mengira bahwa ada kebakaran karena sempat terlihat ada kobaran api di area rumah kosong yang berada tepat di sebelah rumahnya itu.

Ia terkejut saat mendatangi lokasi. Justru didapati api yang menyala ternyata membakar bagian tubuh sesosok mayat perempuan.

Sebelum menemukan sosok mayat wanita, Indra yang rumahnya dekat TKP mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong.

"Sempat terdengar ada yang minta tolong, itu sekitar jam 2 pagi," kata Indra.

Namun Ia tak mengira teriakan minta tolong tersebut berasal dari rumah kosong di sebelah rumahnya.

Ia mengaku baru mendatangani lokasi beberapa jam setelah mendengar teriakan saat diberitahu warga lainnya bahwa ada kobaran api.

Indra menyebut rumah yang menjadi lokasi penemuan mayat perempuan tanpa kepala itu sudah kosong sejak sekitar lima tahun lalu.

"Rumah ini memang sudah kosong lama sekitar lima tahunan tidak ditempati orangnya," kata Indra.

Pamit Beli Susu Anak

Yogi Hidayat suami korban (Kanan). (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)
Yogi Hidayat suami korban (Kanan). (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi) (Banjarmasin.co.id)

Sentara itu, suami korban, Yogi Hidayat (23) berharap polisi mengusut tuntas, perkara yang mengakibatkan istrinya tewas mengenaskan.

"Polisi secepatnya mengusut tuntas, dan menangkap pelakunya," katanya. Rabu (2/6/2021).

Diungkapkannya, istrinya tersebut pamit kel uar rumah sekira pukul 21.00 Wita, Selasa (1/6/2021) dengan maksud ingin membeli susu untuk anaknya.

Setelah beberapa lama, istrinya tak kunjung datang, hingga akhirnya ia mengetahui istrinya tewas mengenaskan setelah melihat berita di media sosial.

"Kakak sepupu saya yang mengabarkan, karena melihat pakaian di media sosial mirip milik istri saya," jelasnya.

Yogi juga mengungkapkan, istrinya tersebut terlihat murung dalam beberapa hari terakhir, setelah istrinya mengaku dilukai oleh laki-laki yang tidak dikenal.

"Ada kemarin cerita berkelahi dengan laki-laki, tapi tidak tahu siapa dan gara-gara apa. Gara-gara itu istri saya mengalami luka di bagian kaki," ungkapnya. (banjarmasinpost.co.id/noor masrida)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved