Breaking News:

Berita Gresik

Kembali Tuntut Fasum dan Fasos, Warga Perumnas Driyorejo Lapor Sekda dan DPRD Gresik 

Warga Perumnas Kota Baru Driyorejo (KBD) Gresik terus memohon fasilitas umum dan fasilitas khusus (Fasum dan Fasos) kepada Pemkab dan DPRD Gresik.

surya.co.id/sugiyono
FASUM - Warga Kota Baru Driyorejo (KBD) Gresik bersama manajemen Perum Perumnas saat memasang spanduk larangan pemanfaatan fasum -fasos tanpa izin, Sabtu (8/5/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Warga Perumnas Kota Baru Driyorejo (KBD) Gresik terus memohon fasilitas umum dan fasilitas khusus (Fasum dan Fasos) kepada Pemkab dan DPRD Kabupaten Gresik.

Pasalnya, selama ini fasum dan fasos dikelola orang luar.

Sekretaris koordinator rukun warga Perumnas KBD, Sutito M Widjoyo, mengatakan, paguyuban warga terus berjuang untuk mendapatkan fasum - fasos.

Selama puluhan tahun tidak mendapat fasilitas untuk kepentingan warga. Seperti, taman bermain, ruang terbuka hijau dan lainnya. 

Upaya untuk mendapatkan fasum - fasos tersebut dengan cara lapor ke Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Qodir dan ke Pemkab Gresik.

"Kita sudah berkirim surat pengaduan ke Ketua DPRD Pak Qodir dan ke Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik," kata Sutito, Kamis (3/6/2021). 

Upaya tersebut diharapkan ada ketegasan dari Pemkab Gresik dan DPRD Kabupaten Gresik bisa segera menyelesaikan tuntutan warga Perumnas KBD.

"Kita sudah mengadu ke Gubernur, Inspektorat Jawa Timur juga. Warga ingin ada fasum -fasos untuk anak cucu kita," katanya. 

Lebih lanjut Tito mengatakan, dari sekretariat DPRD Kabupaten Gresik berjanji segera menindaklanjuti surat yang masuk di Ketua DPRD. 

"Begitu juga  di Pemkab Gresik segera menindaklanjuti oknum-oknum yang memanfaatkan fasum -Fasos di Perumnas KBD yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes)," imbuhnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved