Breaking News:

Kualifikasi Piala Dunia 2022

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand Satu Dasawarsa Terakhir, Shin Tae-yong Optimis Bisa Menang

Duel Timnas Indonesia vs Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022 grup G zona Asia, Kamis (3/6/2021) malam dipastikan menarik dan seru

Editor: Fatkhul Alami
PSSI
Pemain Arema FC, Muhammad Rafli ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia ketika menjalani laga uji coba melawan Afghanistan di Uni Emirat Arab (UEA), pada Selasa (25/5/2021) lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Duel Timnas Indonesia vs Thailand di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 grup G zona Asia, Kamis (3/6/2021) nanti malam dipastikan berlangsung menarik dan seru. Timnas Indonesia bertekad mememangi laga dalam duel klasik ini.

Setiap Timnas Indonesia vs Thailand bertemu dipastikan berlangsung panas. Duel ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Al Marktoum, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pukul 20.45 waktu setempat atau pukul 23.45 WIB.

Sesuai catatan head to head, Timnas Indonesia memang lebih banyak menelan kekalahan saat bertemu Timnas Thailadd.

Dalam satu dasawarsa terakhir, Timnas Indonesia hanya memetik satu kemenangan atas Thailnad.

Catatan tersebut yang coba diputus oleh pasukan Shin Tae-yong saat kembali bertarung di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Shin Tae-yong tahu data pertemuan Timnas Indonesia dan Thailand, tapi tidak terlalu jadi patokan.

Pelatih asal Korea Selatan ini justu memompa semangat Evan Dimas dkk supaya bisa memenangi pertempuran lawan Thailand.

Cara yang dilakukan Shin Tae-yong yakni dengan menganti generasi Timnas Indonesia dengan pemain-pemain muda.

Timnas Indonesia mempersiapkan diri lawan Oman dalam laga uji coba yang dijadwalkan, Sabtu (29/5/2021). Tim Merah Putih mengaku cuku siap.
Timnas Indonesia mempersiapkan diri lawan Oman dalam laga uji coba yang dijadwalkan, Sabtu (29/5/2021). Tim Merah Putih mengaku cuku siap. (PSSI)

Hanya Evan Dimas saja anggota Timnas Indonesia yang pernah merasakan kekalahan dari Thailnad pada ajang-ajang sebelumnya.

Sedangkan pemain Timnas Indonesia lainnya, Shin Tae-yong mengantinya dengan pemain baru yang hampir semuanya skuat muda.

"Saya sudah mengganti generasinya menjadi baru, anak-anak saat ini masih muda, kalau mereka bertahan satu atau dua tahun di timnas, pasti akan terbentuk mental yang lebih baik lagi," jelas Shin kenapa memotong generasi lama yang terbebani mental pecundang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved